Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani membantah bakal ada Muktamar bersama dengan kubu Humphrey Djemat. Arsul mengatakan, islah akan tercapai bukan dengan Muktamar bersama. Jika dilakukan, menurutnya malah bakal potensi pecah kembali.
"Untuk menuntaskan islah, caranya bukan Mukernas bersama atau Muktamar bersama, itu malah pecah lagi nanti. Karena kalau muktamarnya bersama, berarti nanti kan urusan muktamarnya kan juga harus bersama-sama. Kan malah ger-geran yang di bawah," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11).
Arsul menegaskan, PPP sudah menyelesaikan masalah perkubuan sejak lama. Kepengurusan PPP saat ini juga telah dianggap sah secara hukum lantaran gugatan yang dilayangkan kubu Djan atau Humphrey di pengadilan tidak dikabulkan. Hanya saja, dia mengakui ada yang belum puas.
Advertisement
Undang Kubu Humphrey ke Mukernas
Oleh karena itu, Arsul menyarankan pihak-pihak yang masih belum islah ini untuk datang dalam Mukernas atau Muktamar. PPP akan membuka ruang mereka bicara dan akan mengundang kubu Humphrey ke Muktamar atau Mukernas.
"Mari kalau ada temen-temen yang belum islah itu ingin islah, ya mari datang ke kami dan kami terbuka untuk undang mereka hadir ke Mukernas maupun di Muktamar," kata Arsul.
Namun, soal apakah kubu Humphrey bakal masuk kepengurusan, Arsul menegaskan hal tersebut menjadi kewenangan formatur Muktamar. Dia menyarankan kubu Humphrey bisa menerima keputusan Muktamar nanti.
"Kepengurusan yang akan datang itu urusan di formatur nanti. Kita hanya pesankan saja di Muktamar itu. Kalau nanti terpilih, kepengurusan itu mengakomodasi semua," tegas Arsul.
Advertisement
Humphrey Sebut Akan Ada Muktamar Bersama
Diberitakan, PPP Kubu Humphrey Djemat berharap islah dengan PPP kubu Suharso Monoarfa bakal segera terjadi. Hal ini disampaikan usai pertemuan Humphrey, Suharso dan mantan Ketum PPP Hamzah Haz beberapa waktu lalu.
Humphrey menyebut Hamzah Haz memberikan pesan kepadanya dan Suharso bahwa konflik di PPP akan selesai jika kedua kubu menggelar Muktamar Bersama.
"Kalau kedua Ketum ini (PPP) sudah duduk bersama dan sepakat untuk islah serta mau melaksanakan Muktamar Bersama, selesailah sudah," kata Humphrey menirukan Hamzah Haz dalam keterangan persnya, Selasa (19/11).