Dorongan aklamasi disuarakan mayoritas DPD I Golkar di Rapimnas akhir pekan lalu. Dorongan aklamasi ini juga diisyaratkan oleh Ketua DPD I Sulsel Nurdin Halid.
"Kalau di sini bisa aklamasi (Munas Dekopin) kenapa di Golkar tidak bisa aklamasi," ujarnya. Hal itu dikatakan Nurdin di sela pelaksanaan Munas Dewan Koperasi (Dekopin) Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (13/11), dikutip dari Antara.
Nurdin mengatakan, saat Airlangga Hartarto menghadiri Munas Dekopin dengan kapasitasnya sebagai Menteri Koordinator Perekonomian menyampaikan harapan agar pelaksanaan Munas sesuai dengan jati diri koperasi yakni mengedepankan musyawarah mufakat.
Advertisement
Persaingan Hal Wajar dalam Politik
Saat ditanya wartawan berkaitan dengan beredarnya isu soal gerakan manuver bakal calon ketua umum lainnya, Nurdin menyebut itu hal biasa dalam dunia politik dan menjadi warna dalam setiap pertarungan politik di partai.
"Politik itu dinamis, sikut menyikut dalam politik itu hal normal begitupun saling mengklaim. Itulah dinamikanya partai politik, kalau tidak begitu, tidak dinamis namanya. Intinya, pasti berujung pada putusan kesemuanya dan stakeholdernya pasti menerima itu," ungkapnya.
Mantan Ketua Harian DPP Golkar pusat itu mengatakan, semua nantinya ditentukan pada Munas. Bagaimana nantinya terjadi persaingan tentu hasilnya di sana. Pelaksanaan Munas tentu seusai dengan AD/ART dan menjunjung tinggi rasa persahabatan, melahirkan musyawarah mufakat sebagai inti demokrasi Pancasila.
"Boleh saja bersaing, tapi demokrasi Pancasila harus mewarnai demokrasi dari pada kehidupan partai politik dan Golkar paling pengalaman soal itu," tambahnya.