Majelis Etik Golkar Panggil Darul Siska Terkait Surat Terbuka di Media Massa

Majelis Etik Golkar Panggil Darul Siska Terkait Surat Terbuka di Media Massa. Rapat pemanggilan ini rencananya akan dilaksanakan di Kantor DPP Partai Golkar Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat pada pukul 14.00 WIB.

Sania Mashabi
Oleh Sania Mashabi - Reporter
Majelis Etik Golkar Panggil Darul Siska Terkait Surat Terbuka di Media Massa
Kampanye Golkar. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Majelis Etik Partai Golkar berencana memanggil politikus seniornya yakni Darul Siska pada Rabu (7/8). Pemanggilan itu dilakukan untuk meminta klasifikasi soal surat terbuka yang disampaikan Darul pada Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung dan Ketua Dewan Pakar Agung Laksono terkait deklarasi dukungan pada calon ketua umum Partai Golkar sebelum berlangsungnya Musyawarah Nasional.

"Sehubungan dengan adanya surat terbuka yang saudara (Darul Siska) tujukan kepada Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung dan Ketua Dewan Pakar Agung Laksono di media massa, maka sesuai tupoksi Majelis Etik Partai Golkar kami meminta saudara untuk hadir dalam rapat Majelis Etik," tulis surat Pemanggilan pada Darul Siska yang ditandatangani oleh Ketua Majelis Etik Partai Golkar, Mohamad Hatta.

Rapat pemanggilan ini rencananya akan dilaksanakan di Kantor DPP Partai Golkar Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat pada pukul 14.00 WIB.

Sebelumnya, Senior Partai Golkar, Darul Siska tampak gelisah dengan perkembangan internal partai jelang penyelenggaraan Munas pada Desember 2019. Terlebih dia keberatan dengan sikap Akbar Tanjung dan Agung Laksono yang tampak partisan jelang munas.

Darul pun mengirimkan surat terbuka kepada Akbar dan Agung Laksono. Dia keberatan dengan Akbar dan Agung yang belum jelas penyelenggaraan munas, tapi sudah menyatakan dukungan kepada bakal calon ketua umum Golkar.

"Menurut kami belum waktunya Bapak untuk ikut melakukan penggalangan dukungan daerah, kecuali Bapak sudah menjadi Tim sukses atau langkah yang Bapak lakukan sudah menjadi keputusan Dewan Kehormatan dan Dewan Pakar," kata Darul dalam surat terbukanya yang diterima merdeka.com, Sabtu (3/8).

Rekomendasi