NasDem Gelar Kongres Bulan November, Salah Satu Agenda Bahas Pemilihan Ketum

"Terkait calon Ketua Umum, tentu kami mendengar pendapat dan pandangan dari daerah-daerah di seluruh indonesia atau bottom up," jelas Johnny.

Rita
Oleh Rita - Reporter
NasDem Gelar Kongres Bulan November, Salah Satu Agenda Bahas Pemilihan Ketum
Pendaftaran partai Nasdem. ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Partai NasDem berencana menggelar kongres ke-2 pada bulan November 2019 mendatang. Ketua DPP Partai NasDem Taufik Basari mengatakan acara tersebut digelar karena sudah melebihi jadwal yang ditetapkan yakni tahun 2018 lalu.

"Rencananya bulan November tahun ini," ucap Ketua DPP NasDem Taufik Basari kepada Liputan6.com, Rabu (3/7).

NasDem terakhir melaksanakan Kongres sekitar tahun 2013. Oleh karena itu, dia menyebut partai pimpinan Surya Paloh itu seharusnya melaksanakannya di tahun 2018 karena menjadi agenda 5 tahunan.

"Awalnya memang seharusnya tahun 2018 kemarin, lalu berdasarkan keputusan Majelis Tinggi kita tunda Kongres sehabis Pemilu 2019," jelas Taufik.

Menurutnya, kongres merupakan agenda rutin kepartaian dan sudah dijadwalkan jauh-jauh hari.

"Jadi kongres ini memang sudah menjadi agenda yang dijadwalkan," pungkasnya.

Sementara itu, kader NasDem lainnya, Irma Suryani mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan kongres. Dia mengungkapkan, partainya akan menggelar rapat pembentukan panitia pada Senin pekan depan.

"Kami sedang persiapan. Rapat awal Senin kemarin, baru bentuk panitia kerja," ungkapnya.

Sekjen Partai NasDem Jhonny G Plate menambahkan, kongres tersebut bertepatan dengan HUT partai ke-8. "Kongres kedua NasDem akan dilaksanakan awal November 2019 sekaligus menyongsong HUT ke-8," kata Johnny.

Dalam kongres tersebut, salah satu agenda yang dibahas adalah pemilihan ketua umum partai. Nantinya, kata Jhonny, DPP akan mendengarkan pendapat dan pandangan seluruh kader.

"Terkait calon Ketua Umum, tentu kami mendengar pendapat dan pandangan dari daerah-daerah di seluruh indonesia atau bottom up," jelas Johnny.

Meski begitu, dia mengisyaratkan Surya Paloh masih mendapat dukungan kuat dari banyak kader untuk kembali memimpin NasDem. Alasannya, strategi Paloh berhasil menempatkan NasDem di urutan ke-5 dengan 9,05 persen.

"Keluarga besar NasDem mengapresiasi yang tinggi atas leadership Ketum Bang Surya Paloh yang telah memimpin NasDem dengan sangat luar biasa selama 5 tahun ini. Keberhasilan memenangkan Pilpres dan Pileg tidak terlepas dari kepiawaian leadership Ketum yang didukung secara solid oleh seluruh jajaran DPP Nasdem dan Pimpinan Daerah," ungkap Johnny.

"Kami memahami harapan psikologis politik mayoritas kader NasDem kepada Bang SP untuk kemajuan NasDem dalam peran politik kebangsaan dan mengawal pemerintahan untuk kemajuan negara," sambungnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber : Liputan6.com

Rekomendasi