Demokrat: Pengetahuan Hasto Tentang Situasi Politik Terkini Sangat Rendah

Ferdinand menekankan, perusakan baliho Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau bukan masalah kecil dan bukan persoalan kriminal murni atau perbuatan pidana biasa. Tetapi ada motif motif politik tertentu yang mesti diungkap.

Muhammad Genantan Saputra
Demokrat: Pengetahuan Hasto Tentang Situasi Politik Terkini Sangat Rendah
ferdinand hutahaean. ©2018 Merdeka.com/hari ariyanti

Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menepis pernyataan Sekjen PDIP Perjuangan Hasto Kristiyanto yang menyebut partainya tak perlu mendramatisir perusakan atribut kampanye di Riau. Menurutnya, Hasto tak mengerti situasi politik.

"Jadi kalau Hasto komentar Demokrat enggak usah terlalu mendramatisir saya menganggap memang pengetahuannya Hasto tentang situasi politik terkini nasional sangat rendah," kata Ferdinand saat dihubungi merdeka.com, Rabu (19/12).

"Dia tidak tahu apa yang sedang terjadi atau justru Hasto sedang berpura-pura, mengecil-ngecilkan sebuah situasi yang sebetulnya besar untuk menutupi peristiwa besar dibalik itu," sambungnya.

Ferdinand menekankan, perusakan baliho Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau bukan masalah kecil dan bukan persoalan kriminal murni atau perbuatan pidana biasa. Tetapi ada motif motif politik tertentu yang mesti diungkap.

Demokrat, dia mengungkapkan, memiliki informasi dari banyak sumber yang telah ditemui di lapangan dan memiliki bukti bukti yang cukup kuat. Bukti tersebut bisa menunjukkan persoalan ini bukan hanya kriminal murni.

"Jadi kalau kemarin ditangkap bahwa pernyataan dari DPP Partai Demokrat yang disampaikan Sekjen Hinca Panjaitan di situ jelas tertulis kalau dipahami bahwa ada institusi siluman dan ada negara dalam negara," tutupnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai, Partai Demokrat tidak perlu mendramatisir soal perusakan alat peraga kampanye. Dia mengaku, pihaknya mengalami peristiwa perusakan perusakan baliho caleg di Jawa Barat dan Sulawesi Barat.

"Ya jangankan di Sulawesi Barat, kami di Jawa Barat, kemudian sebelumnya, sebelum kejadian Demokrat itu sebenarnya," katanya di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (18/12).

Namun, Hasto mengklaim respon pihaknya tidak membesar-besarkan peristiwa tersebut. PDIP langsung melaporkan ke pihak berwajib. Serta tak perlu sampai mengambil momentum untuk meningkatkan elektoral.

"Tapi respon kami kan perusakan itu tidak kami dramatisir. Perusakan itu kemudian kami laporkan ke pihak yang berwajib dan kami tidak mengambil manfaat elektoral dari pengrusakan itu," tegasnya.

Maka dari itu, Hasto menyarankan Susilo Bambang Yudhoyono dan Demokrat tak perlu mendramatisir peristiwa yang ada.

"Sehingga di dalam situasi tahun politik ini, sebaiknya seluruh pemimpin bijak. Jangan dramatisasi berbagai persoalan-persoalan untuk mendapatkan efek elektoral," pungkasnya.

Rekomendasi