Istana sebut Soetrisno Bachir dukung Jokowi, tak akan dicopot dari Ketua KEIN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mencopot kader Partai Amanat Nasional (PAN) dari Menteri Kabinet Kerja. Satu-satunya menteri yang berasal dari PAN adalah Asman Abnur yang menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Istana sebut Soetrisno Bachir dukung Jokowi, tak akan dicopot dari Ketua KEIN
Soetrisno Bachir diperiksa KPK. ©2014 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mencopot kader Partai Amanat Nasional (PAN) dari Menteri Kabinet Kerja. Satu-satunya menteri yang berasal dari PAN adalah Asman Abnur yang menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).

Alasan rencana pencopotan Asman yakni PAN memilih mendukung bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Padahal, Jokowi sudah membujuk PAN untuk bergabung dengan Koalisi Kerja, namun sang Ketua Umum Zulkifli Hasan menolak.

Asman sendiri sudah menemui Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Dia menyatakan siap menerima keputusan Jokowi untuk mendepaknya dari Kabinet Kerja. Asman bahkan berencana mengundurkan diri dari Menpan RB sebelum diberhentikan oleh Jokowi.

Berbeda dengan karir Asman di Kabinet Kerja, Soetrisno Bachir yang merupakan mantan Ketum PAN berada dalam posisi aman. Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan, Soetrisno Bachir tidak akan dicopot dari Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN). Sebab, Soetrisno tidak masuk dalam struktur PAN.

"Dan Pak Soetrisno saya mendengar sendiri beliau mendukung Pak Jokowi," ucap Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/8).

Soetrisno pernah menjabat sebagai Ketua Umum PAN untuk periode 2005—2010. Namun, dia tidak masuk dalam struktur harian pengurus PAN saat ini. Hanya saja pengusaha itu menduduki posisi Ketua Majelis Penasihat PAN.

Jokowi resmi melantik Soetrisno sebagai Ketua KEIN di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 20 Januari 2016.

Halaman
Rekomendasi