Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofyan Wanandi mengaku mendengar kabar sejumlah menteri di Kabinet Kerja berencana mengundurkan diri karena ingin menjadi calon anggota legislatif (caleg) di Pemilu 2019. Hal itu disampaikan Sofyan Wanandi di Kantor Wakil Presiden, Rabu (4/7).
"Ada yang mau jadi DPR, ada yang mau jadi apa, ada aja. Yang merasa mungkin tidak akan terpilih lagi, jadi dia mau maju. Ya mungkin aja ada, saya dengar-dengar tapi belum ada bukti," ujar Sofyan.
Mantan Wakil Presiden Direktur PT Dharma Kencana ini memastikan, pemerintah segera mencari pejabat pengganti menteri jika kabar tersebut benar. Sehingga tidak ada kekosongan jabatan di Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.
"Tidak (ada kekosongan jabatan), kan nanti langsung ada pejabat-pejabat yang akan ditunjuk," kata dia.
Menanggapi hal itu, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menegaskan belum ada menteri yang mengajukan permohonan pengunduran diri.
"Kita belum menerima surat apa pun," tegas Pratikno di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/7).
Mantan rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) ini mengatakan, dia juga belum mendengar kabar kemungkinan menteri mengundurkan diri. "Enggak (dengar kabar ada menteri mau mengundurkan diri). Kalau mau resign kan harus melalui saya," ujarnya.
Meski begitu, Pratikno menekankan bagi menteri yang ingin mencalonkan diri sebagai anggota legislatif tidak perlu mengundurkan diri. Cukup mengajukan cuti selama masa kampanye. Pratikno merujuk pada Undang-Undang No.8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD.
"Dari sisi regulasi enggak ada mundur toh? Cuti saja," kata Pratikno.
Untuk diketahui, masa pendaftaran calon anggota legislatif untuk pemilu 2019 dibuka pada 4 Juli sampai 17 Juli 2018.