Hitung cepat sementara KPU Pilgub NTB: Suhaili-Muh Amin unggul 1,68%

Hasil hitung cepat KPU dari form C1 di Pilgub NTB berbeda dengan quick count lembaga survei. Dari hasil sementara KPU, pasangan Suhaili Fadhil Thohir-Muh Amin unggul.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Hitung cepat sementara KPU Pilgub NTB: Suhaili-Muh Amin unggul 1,68%
Ilustrasi Pilkada. ©2015 Merdeka.com

Hasil hitung cepat KPU dari form C1 di Pilgub NTB berbeda dengan quick count lembaga survei. Dari hasil sementara KPU, pasangan Suhaili Fadhil Thohir-Muh Amin unggul.

Pasangan ini mendapatkan 559.651 suara atau 29,87%. Di urutan kedua yakni TGH Ahyar Abduh-Mori Hanafi dengan perolehan 528.228 suara atau 28,19%. Selisihnya 1,68 persen.

Sementara di posisi ketiga ada pasangan Zulkiflimansyah-Sitti Rohmi Djalilah sebesar 526.421 suara atau 28,09%. Di posisi terakhir ada pasangan Ali Bin Dachlan-M Ali Wirasakti Amir Murni dengan 259.455 suara dengan 13,85%.

Hingga Pukul 13.03 WIB, suara masuk yakni 73,58% atau 6.134 dari 8.336 TPS yang ada di NTB.

hitung cepat sementara KPU di Pilgub NTB ©2018 Merdeka.com/KPU


Dalam situs resmi KPU disebutkan, hitungan cepat ini untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mengetahui hasil Pilkada serentak 27 Juni 2018 secara cepat dan transparan di seluruh wilayah yang menyelengaran Pilkada.

Data hasil pada hitungan cepat berdasarkan data masuk form C1. Hasil hitungan cepat merupakan hasil sementara dan tidak bersifat final.

"Jika terdapat kesalahan pada model C1 akan dilakukan perbaikan pada proses rekapitulasi di tingkat atasnya," tulis KPU.

Berita lengkap mengenai KPU bisa dibaca di Liputan6.com

Pada hasil hitung cepat lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, juaranya adalah Zulkieflimansyah-Siti Rohmi Djalilah. Pasangan yang diusung Partai Demokrat dan PKS ini meraih 30,7 persen suara. Posisi kedua diraih M Suhaili FT-Muhammad Amin. Pasangan yang diusung PKB, NasDem, dan Golkar ini mendapat perolehan suara 26,7 persen.

Koalisi yang mengusung Ahyar Abduh-Mori Hanafi hanya ditempat ketiga dengan 25,5 persen. Pasangan ini diusung oleh PDIP, PPP, Gerindra, PAN, Hanura, dan PBB.

Posisi terakhir ditempati pasangan calon independen Ali bin dachlan-TGH Lalu Gede Sakti. Mereka memperoleh suara 17,1 persen.

Rekomendasi