Demokrat sebut pujian SBY pada Megawati tulus, tak terkait Pilpres 2019

Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memuji Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri pada saat menghadiri perayaan Seminar Nasional Hari Perempuan Internasional di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/3). SBY mengatakan Megawati adalah salah satu sosok perempuan sukses di RI.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Demokrat sebut pujian SBY pada Megawati tulus, tak terkait Pilpres 2019
SBY hadiri Rapimnas IMDI. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memuji Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri pada saat menghadiri perayaan Seminar Nasional Hari Perempuan Internasional di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/3). Dalam kesempatan itu, SBY mengatakan Megawati adalah salah satu sosok perempuan sukses di Indonesia.

Terkait pujian tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, pujian itu diungkapkan secara tulus oleh SBY dan tak berkaitan dengan sinyal koalisi Pemilu 2019.

"Tidak ada kaitannya antara pujian dengan koalisi. Itu betul-betul karena memang Pak SBY memuji mantan Presiden kelima," jelasnya ditemui di Gedung DPR, Selasa (20/3).

Syarief menegaskan, ungkapan SBY itu tulus. Megawati juga selama ini memberi kontribusi besar terhadap negara dan bangsa.

"Itu adalah merupakan tulus dan fakta memang beliau sudah banyak memberikan kontribusi dalam membangun bangsa ini. Dan itu harus diberikan apresiasi," jelasnya.

"Jadi itu betul-betul murni (pujian)," lanjutnya.

Saat rakernas Partai Demokrat pekan lalu, SBY dalam pidatonya juga memberi sinyal bahwa partainya akan merapat ke kubu Jokowi. Dengan dilontarkannya pujian kepada Megawati, banyak pihak menilai itu juga sebagai salah satu sinyal terbukanya pintu koalisi Demokrat dan PDIP. Apalagi selama ini diketahui hubungan Megawati-SBY kerap disebut terlibat dalam 'perang dingin'.

Dalam seminar yang diselenggarakan Partai Demokrat di Kompleks Parlemen Senayan, SBY mengatakan Megawati adalah salah satu sosok perempuan yang sukses di bidang eksekutif saat menjabat sebagai Presiden kelima RI menggantikan KH Abdurrahman Wahid atau Gusdur.

"Buktinya di Indonesia ini ada perempuan yang sukses. Di eksekutif ada Ibu Megawati. Di legislatif masih banyak lagi," ujarnya.

Rekomendasi