Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda mengaku tak ingin jemawa dengan perolehan survei yang mencatatkan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum di tempat teratas. Seluruh partai koalisi berkomitmen menjaga perolehan suara dalam survei sampai pencoblosan.
Dalam survei terbaru Indo Barometer, pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul mendapat elektabilitas 44,8 persen. Disusul pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 27,9 persen, TB Hasanuddin-Anton Charliyan 1 persen dan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu 0,9 persen.
"Kami akan menjaga trend ini hingga 27 Juni. Masih ada hampir setengah lebih antara elektabilitas dan menaikan popularitas pasangan," ucap Syaiful usai hadiri rilis survei Indo Baromter soal Pilgub Jawa Barat di Hotel Bidakara Grand Savoy Homann Jl. Asia Afrika, Selasa (13/2).
Dia pun optimistis pasangan berjuluk Rindu bisa meraih simpati masyarakat. Hampir 15 tahun terakhir selera pemilih berubah. Masyarakat makin melihat sosok yang membuat perubahan nyata.
"Kami diuntungkan betul mengusung Emil. Dulu yang jadi idola adalah menteri atau yang lain. Tapi selera makin ke sini berubah, apalagi banyak pemilih milenial. Emil punya base di situ," imbuhnya.
Suara milenial, menurut penghitungannya adalah 30 persen dari seluruh pemilih yang menggunakan suaranya di tahun ini.
"Saya pikir Emil kuat untuk generasi ini. Dia cukup dekat dengan generasi milenial ini," terangnya.