Setelah berkunjung ke Banyuwangi, Bakal Calon Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno akan datang ke Ngawi. Alih-alih menggunakan mobil atau pesawat, Puti justru memilih naik kereta api.
Berangkat dari Stasiun Gubeng, Puti didampingi Bupati Ngawi Budi Kanang Sulistyono naik Kereta Api Sancaka menuju Stasiun Madiun, kemudian baru oper ke Ngawi.
Puti mengatakan, dirinya ingin merasakan moda transportasi yang ada di Jawa Timur, khususnya kereta api. Menurut dia, kereta adalah moda transportasi yang paling menyentuh rakyat. "Karena satu terakses dan kedua murah," ungkapnya, di tengah perjalanan, Sabtu (3/2).
Puti Soekarno didampingi Bupati Ngawi Budi Kanang Sulistyono naik Kereta Api Sancaka ©2018 Merdeka.comSelain itu, dia ingin melihat bagaimana kondisi pembangunan infrastruktur jalur kereta api. Terutama menjelang pembangunan jalur ganda (double track) jalur rel kereta api di Jawa Timur.
Bahkan, Puti mengaku sudah membicarakan tentang upaya percepatan double track di Jatim. "Nanti itu juga saya dan Gus Ipul berkomitmen untuk mengakselerasi pembangunannya," ungkapnya.
Bila nantinya menjadi Wakil Gubernur mendatang, Puti akan berupaya memberikan dorongan dan masukkan kepada pemerintah pusat agar pembangunan double track di Jawa Timur itu bisa dilakukan lebih cepat. Mengingat ini sangat penting dalam menunjang perekonomian, khususnya di daerah-daerah yang dilewati oleh kereta api.
Puti Soekarno didampingi Bupati Ngawi Budi Kanang Sulistyono naik Kereta Api Sancaka ©2018 Merdeka.com"Ditambah dengan adanya jalur ganda ini dapat meningkatkan potensi wisata dari daerah-daerah yang dilewati jalur kereta api tersebut," paparnya.
Berdasarkan data, di Jawa Timur ada 25 stasiun besar. Ia berharap pembangunan jalur ganda kereta api ini bisa berdampingan dengan dibangunnya infrastruktur moda lainnya seperti jalan tol, bandara serta pelabuhan.
Terlepas dari itu, Puti akan mengajak tim beserta rombongannya dalam roadshow Jawa Timur kali ini untuk sering menggunakan moda kereta api. "Lebih cepat dan bebas hambatan kan," tambah cucu Bapak Proklamator RI Soekarno (Bung Karno).
Advertisement
Sebagai tambahan, Kementerian Perhubungan menargetkan pembangunan proyek jalur ganda (double track) di Selatan Pulau Jawa bisa selesai di 2019 mendatang.