Agung Laksono sebut Titiek Soeharto indisipliner tak dukung Ahok

Agung Laksono sebut Titiek Soeharto indisipliner karena tak dukung Ahok. Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono menegaskan, kader yang melakukan tindakan indisipliner harus diberikan sanksi. Namun, dewan pakar tidak memiliki wewenang untuk menjatuhkan sanksi kepada Titiek.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Agung Laksono sebut Titiek Soeharto indisipliner tak dukung Ahok
Agung Laksono. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono menegaskan, kader yang melakukan tindakan indisipliner harus diberikan sanksi. Pernyataan Agung menyikapi dukungan dari Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto kepada pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di putaran kedua Pilgub DKI Jakarta. Padahal, Golkar tetap mendukung pasangan Basuki T Purnama-Djarot Saiful Hidayat di putaran kedua. "Tapi kalau ada kekeliruan yang jelas-jelas disadari apalagi tergolong kepada tindakan indisipliner wajib dikenakan sanksi, besarnya tergantung," kata Agung di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/2).Namun, dewan pakar tidak memiliki wewenang untuk menjatuhkan sanksi kepada Titiek. Pemberian sanksi kepada kader indisipliner merupakan wewenang dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Dewan pakar hanya bisa memberikan rekomendasi soal sanksi Titiek. Oleh karenanya, Agung belum bisa memastikan sanksi untuk Titiek. "Siapa yang berhak memberikan sanksi? Adalah DPP. Bukan dewan pakar. Sanksi itu bisa ringan, sedang, dan berat," tegasnya. Agung menambahkan, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto telah bersikap bijaksana menindaklanjuti sikap Titiek. Menurutnya, DPP partai Golkar akan memanggil Titiek terlebih dahulu untuk dimintai keterangan terkait dukungannya kepada Anies-Sandiaga. "Nah saya dengar Ketum direspon dengan sangat bagus sekali bahwa DPP akan mengundang dulu lah tidak semena-mena dulu, minta klarifikasi. Seberapa jauh sih sebetulnya yang dikatakan," tandasnya. Ditambahkannya, dukungan politik Titiek kepada Anies-Sandiaga tidak akan mempengaruhi keputusan Golkar untuk tetap mendukung Ahok-Djarot. "Sekali lagi meskipun ada suara-suara di internal partai Golkar seperti yang disampaikan oleh Mbak Titik soeharto beberapa waktu lalu. Ini tidak mempengaruhi sikap partai Golkar di Jakarta," ujarnya. Di lokasi yang sama, Setnov mengaku telah memerintahkan Ketua Mahkamah Partai Kahar Muzakir dan Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPP Partai Golkar, Freddy Latumahina untuk menindaklanjuti masukan dewan pakar soal Titiek. "Kita akan segera mungkin mengundang ketua kepartaian kemari dan saudara Kahar dan saudara Freddy untuk menindaklanjuti apa yang tadi menjadi saran daripada ketua dewan pakar. Tentu ini akan menjadi perhatian. Yang jelas semua harus dilakukan sesuai AD/ART yang ada di Partai Golkar," tegas Setnov.

Rekomendasi