Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada DKI Jakarta di TPS IV Gambir, Jakarta Pusat. Namun, kehadiran Jokowi beserta Iriana tak mampu menjadi magnet agar warga yang menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) datang ke TPS untuk menggunakan hak suaranya. Dari keseluruhan 493 DPT, hanya 281 DPT yang mau menggunakan hak suaranya. Berarti 212 DPT ogah datang ke TPS yang terletak di halaman Gedung Gedung Dewan Nasional Indonesia Untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) tersebut. TPS IV Gambir sendiri telah selesai melakukan penghitungan suara. Pasangan nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat tercatat dengan perolehan tertinggi yakni 153 suara. Pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berada di perolehan kedua dengan 77 suara. Sementara, pasangan nomor urut satu, Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni berada di posisi terakhir dengan hanya memperoleh 48 suara. Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana menggunakan hak suaranya sekitar pukul 10.00 Wib. Usai mencoblos, Jokowi berpesan agar Pilkada Serentak di 101 daerah berjalan dengan kegembiraan. Sebab, kata Jokowi, Pilkada adalah pesta demokrasi rakyat. "Jangan sampe perbedaan pilihan politik memecah persatuan kita dan saya harapkan semua bisa kembali setelah pilkada ini sebagai saudara semua menjaga persatuan dan kesatuan kita," kata Jokowi.
Di TPS Jokowi nyoblos, Ahok unggul, 212 warga tak gunakan hak suara
Di TPS Jokowi nyoblos, Ahok unggul, 212 warga tak gunakan hak suara. Dari keseluruhan 493 DPT, hanya 281 DPT yang mau menggunakan hak suaranya. Ahok-Djarot mendapat 153 suara, Anies-Sandi 77 suara dan Agus-Sylvi 48 persen suara.
Advertisement
Rekomendasi