Gerindra terima kasih PKS dukung Sandi, soal Mardani nanti dulu

"Tapi sungguh kita menghormati dan mengapresiasi, usulan tawaran dari PKS," tegasnya.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Gerindra terima kasih PKS dukung Sandi, soal Mardani nanti dulu
Kampanye Gerindra di GBK. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Presiden PKS, Sohibul Iman, mengklaim bersama Partai Gerindra telah sepakat memasangkan Sandiaga Uno dan Mardani Ali Sera di Pilgub DKI Jakarta. Partai Gerindra meluruskan pernyataan itu. Ketua Penjaringan Pilgub DKI, M Syarif, mengatakan Gerindra sudah mendengar bahwa PKS menyatakan dukungannya pada Sandiaga sebagai cagub DKI. Mereka berterima kasih untuk itu. Namun soal Mardani sebagai wakil gubernur sifatnya masih tawaran yang masih akan dimusyawarahkan."Terima kasih sekali telah satu suara mendukung Sandi, karena PKB kabarnya juga segera deklarasikan dukungan, kemudian menyusul PPP dan Demokrat juga memberi dukungan," kata Syarif, saat berbincang dengan merdeka.com, Jumat (9/9)."Lalu DPP PKS menawarkan Mardani, menawarkan loh ya, untuk berpasangan dengan Sandiaga. Nanti sekarang gimana, apakah diterima partai koalisi nanti kita diskusikan, kita akan lakukan fit and proper test bersama," sambungnya.Semula, fit and proper test untuk Mardani akan dilakukan Sabtu (10/9) besok. Namun sepertinya akan ditunda pada Selasa (13/9) karena berdekatan dengan Idul Adha."Tapi sungguh kita menghormati dan mengapresiasi, usulan tawaran dari PKS," tegasnya.Sebelumnya, Gerindra sudah melakukan fit and proper test untuk Sekda DKI Saefullah dan Deputi bidang Pariwisata, Sylviana Murni, untuk posisi wakil gubernur. Kemudian masuk lagi nama Mardani Ali Sera."Nah karena kita belum putuskan, makanya nanti kita komunikasikan. kita musyawarahkan," kata Syarif.Namun Syarif sempat mengatakan, pada dasarnya Gerindra mencari wagub yang bisa mengimbangi Sandiaga yang berlatar belakang pengusaha. Namun, semua akan melihat perkembangan di lapangan."Kalau pendapat Gerindra khususnya saya, ya sebenarnya untuk posisi wakil gubernur dibutuhkan sosok yang melengkapi. Karena Pak Sandi kan belum pernah di birokrat. Sedangkan untuk menjalankan pemerintahan kan butuh dukungan dari birokrat sehingga perlu sosok birokrat. Tapi kita lihat perkembangannya," pungkasnya.

Rekomendasi