Pimpinan DPR gelar rapat tentukan nasib Fahri Hamzah dan status PPP

Hasil Rapim akan disosialisasikan dalam rapat paripurna.

Dieqy Hasbi Widhana
Oleh Dieqy Hasbi Widhana - Reporter
Pimpinan DPR gelar rapat tentukan nasib Fahri Hamzah dan status PPP
Fahri Hamzah dipecat PKS. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Pimpinan DPR akan menentukan nasib Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang dipecat dari seluruh jenjang keanggotaan PKS. Selain itu dalam Rapat Pimpinan (Rapim) akan dibahas juga terkait surat rekomendasi dari fraksi PKS terkait perombakan anggota dewan di alat kelengkapan dewan."Betul (Rapim) soal surat masuk dari DPP PKS 2 surat, 1 usulan pergantian sebagai anggota terus pergantian sebagai pimpinan," kata Ade di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/4).Politikus Golkar ini juga menjelaskan, akan ada pula pembahasan terkait nasib PPP. Hal tersebut menyusul keputusan hasil Muktamar islah VIII PPP."Akan kami bahas adalah menyangkut soal PPP, status PPP kita juga akan bahas dan lain-lain," tuturnya.Setelah Rapim DPR akan menggelar rapat paripurna ke-24 masa persidangan IV, tahun sidang 2015-2016. Kemungkinan besar hasil Rapim akan disosialisasikan dalam paripurna.Sebelumnya, PKS memutuskan memecat Fahri Hamzah dari seluruh jabatan maupun kader PKS. Menurut PKS, Fahri dipecat karena telah melanggar kode etik berat sesuai dengan aturan partai.Fahri Hamzah dianggap tidak merealisasikan janjinya untuk mundur dari jabatan pimpinan DPR. Padahal, Fahri pernah berjanji di depan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri. Tapi Fahri justru tak juga mundur setelah diberikan beberapa kali kesempatan.Fahri dinilai melanggar banyak aturan partai yang berideologi santun dan dakwah. Fahri juga dinilai memperburuk citra partai karena telah pasang badan dalam kasus 'Papa Minta Saham' serta pembangunan proyek gedung baru DPR.

Rekomendasi