Rajin bergaul, cabup tunggal Blitar yakin menang pilkada

"Jadi saya enggak usah lagi pencitraan karena sosialisasi di masyarakat cukup lama," kata Rijanto.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Rajin bergaul, cabup tunggal Blitar yakin menang pilkada
Cabup Blitar. ©2015 merdeka.com/raynaldo

Calon tunggal Bupati Blitar, Rijanto mengaku optimis menang dalam pilkada Blitar. Optimisme Rijanto muncul karena dirinya mengaku telah melakukan sosialisasi yang maksimal. Bahkan, mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar ini mengklaim sangat dekat dan sering turun ke lapangan mengunjungi masyarakat saat menjabat di wilayah administrasi Kabupaten Blitar."Tapi insya Allah prediksi tidak setuju enggak banyak, saya kira banyak yang pilih setuju. Karena, saya bersosialisasi, berkomunikasi, bergaul dengan masyarakat tidak hanya setahun dua tahun, saya birokrat murni karena pernah jadi pejabat 13 tahun di wilayah," kata Rijanto kepada Merdeka.com di kediamannya di Blitar, Rabu (9/12)."Jadi saya enggak usah lagi pencitraan karena sosialisasi di masyarakat cukup lama," tambahnya.Selain itu, ia juga mengatakan seusai melakukan pencoblosan pemilihan Walikota Blitar, ia didampingi istrinya melakukan pemantauan di Kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar."Saya abis menyuarakan hak suara saya sempat putar-putar beberapa kecamatan, nanti kita lihat perkembangan berikutnya," jelasnya bercerita.Ia pun berharap, hasil yang didapat dari dukungan masyarakat Blitar untuk Pilkada calon tunggal ini dapat berjalan baik. Karena, menurutnya, selain sebagai ajang melahirkan pemimpin, sekaligus juga menunjukkan kepada Indonesia bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melanjutkan tahapan Pilkada di daerah dengan satu pasangan calon tidaklah salah."Harapan hasil Pilkada bupati Blitar hasilnya untuk pasangan rido itu bagus. Jadi misalnya tidak sekedar menang tapi juga baik, kenapa? Karena kita harapkan bila mayoritas bagus kita tunjukkan kepada Indonesia bahwa keputusan MK tidak salah," harap mantan Kepala Bagian Pembangunan Blitar ini.Seperti diketahui, Kabupaten Blitar merupakan salah satu dari tiga daerah di Indonesia yang hanya memiliki satu pasangan calon dalam pelaksanaan Pilkada serentak. Dua lainnya adalah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat dan Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.Ketiga daerah ini menerapkan sistem referendum, di mana pilihan yang tersedia dalam surat suara hanyalah setuju dan tidak setuju terhadap bakal calon pemimpin daerah ini. Untuk daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Blitar terdapat 964.928 pemilih.

Rekomendasi