Tjahjo tak masalah jatah menteri KIH dikurangi untuk PAN

Tjahjo tak mempermasalahkan jika Presiden Jokowi melakukan reshuffle jilid dua.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Tjahjo tak masalah jatah menteri KIH dikurangi untuk PAN
Menteri Tjahjo Kumolo datangi KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Partai Amanat Nasional (PAN) telah memutuskan sikap politiknya untuk bergabung mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo. PAN juga disebut-sebut bakal mendapat jatah menteri di kabinet kerja pemerintahan Presiden Jokowi.Menteri Dalam Negeri yang juga bekas Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo mengatakan tak masalah jika PAN mendapatkan jatah menteri dan mengurangi porsi partai pendukung yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH)."Enggak ada masalah, kita sepakat pada dulu yang mendukung Pak Jokowi tidak ada bargaining kursi dan sebagainya. Enggak ada masalah, momentum setiap saat suruh mundur ya harus siap. Itu namanya haknya presiden," kata Tjahjo usai mengantarkan Presiden Jokowi di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (24/10).Tjahjo tak mempermasalahkan jika Presiden Jokowi melakukan reshuffle jilid dua. Sebab, pergantian menteri adalah hak prerogatif presiden."Saya kira tergantung bapak Presiden. Bapak presiden punya hak prerogatif, punya pertimbangan politik. Kalkulasi politik juga kan ukurannya mayoritas di legislatif karena setiap keputusan politik pembangunan yang diinginkan oleh bapak presiden wajar harus didukung mayoritas anggota DPR, sekarang kan 50-50, itu aja," katanya.Tinggal PAN, PAN kan sudah mendukung pemerintah ya dapat jatah dan tidaknya haknya beliau," tutupnya.

Rekomendasi