Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul yakin bahwa Joko Widodo akan menolak dana aspirasi atau Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP). Ruhut berpandangan Jokowi sama dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah menolak dana aspirasi ketika menjadi presiden."Saya tim suksesnya (saat pilpres), saya tahu beliau (Jokowi). Beliau selalu mengutamakan kepentingan rakyat. Beliau Presiden kedua yang langsung dipilih rakyat," kata Ruhut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6). Ruhut menegaskan bahwa Demokrat, sesuai dengan sikap SBY akan menolak dana aspirasi ini jika lima poin yang diusulkan Demokrat tak dipenuhi. Di sisi lain Ruhut juga menjelaskan bahwa sejak rapat paripurna kemarin, sebenarnya Demokrat juga sudah menolak dana aspirasi ini. Namun, partai yang dipimpin oleh SBY itu tidak mempunyai kesempatan untuk menyampaikan interupsi. Sementara itu Ruhut turut mendesak Jokowi untuk menolak dana aspirasi ini. "Bola ini kami tunggu pemerintah, seperti kata Andi Widjajanto Seskab, pemerintah belum bersikap," ujarnya.Seperti diketahui, dalam rapat paripurna kemarin, Demokrat bersama enam fraksi lain mendukung dana aspirasi. Ketua Badan Legislasi DPR Sareh Wiryono membacakan nama tujuh fraksi yang mendukung dan tidak ada upaya interupsi dari Fraksi Partai Demokrat (F-PD).
Akhirnya, tiga fraksi yang menolak dana aspirasi ini, yakni PDI-P, Nasdem, dan Hanura, kalah suara. Pimpinan sidang Fahri Hamzah pun mengetuk palu sidang dan mengesahkan peraturan mengenai dana aspirasi.