Anggota Komisi I DPR Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga menjelaskan mengenai dua hal yang ditakutkan masyarakat kebanyakan mengenai Ketum PKPI Sutiyoso, jika menjadi kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Salah satunya yakni usia Sutiyoso yang sudah memasuki 71 tahun pada Desember 2015 nanti."Yang jadi persoalan bagi orang ialah yang pertama usia. Apakah beliau masih mampu berpikir secara efektif. Tapi kalau saya pikir melihat kondisi beliau masih bisa diharapkan," kata Salim di Kompleks Parlemen DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/6).Selain itu, lanjut dia, Sutiyoso merupakan ketua umum partai politik. Padahal sejauh ini selama 10 tahun Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi presiden, belum ada perwakilan dari partai politik yang menjadi Kepala BIN."Yang kedua itu dikhawatirkan orang begini. Dia kan dari partai politik. Realitas politik selama ini kan tidak bisa dipungkiri bahwa kegaduhan politik juga ditengarai oleh masyarakat, pengamat, ada campur tangan pejabat. Seperti persoalan PPP, persoalan Golkar," tuturnya.Namun Politikus Partai Demokrat itu sangat yakin jika Sutiyoso memegang teguh Sapta Marga prajurit. Dengan begitu dia akan bekerja sesuai dengan kepentingan negara semata."Nah itu yang dikhawatirkan orang, tapi kalau Pak sutiyoso masih seorang prajurit, dia masih ingat Sapta Marga setia pada Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Artinya kesetiaan seorang prajurit itu hanya pada negara. Tapi kalau dia mengkhianati konstitusi maka tidak ada suatu kewajiban bagi seorang prajurit untuk tetap loyal," tegas dia.
Usia dan ketum parpol, yang dikhawatirkan jika Sutiyoso jadi KaBIN
"Apakah beliau masih mampu berpikir secara efektif," kata Salim Mengga.
Advertisement
Rekomendasi