Partai Demokrat bakal menggelar kongres di Surabaya pada 11-13 Mei 2015. Hampir dipastikan, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan kembali diminta menjadi ketua umum.
Kader-kader di daerah juga menyatakan dukungan penuh kepada SBY. Nampaknya, di atas kertas presiden ke enam ini akan menang dengan mudah dan tanpa lawan.
Namun, ada dua kader yang berani melawan dan mengusik dominasi SBY. Mereka adalah Marzuki Alie dan Gede Pasek Suardika.
Keduanya ngotot menolak SBY menjadi nakhoda partai berlambang mercy lagi. Marzuki Alie dan Gede Pasek siap mencuri kemenangan dari menantu Sarwo Edi Wibowo tersebut.
Manuver politik mulai dilancarkan oleh mereka. Konsolidasi-konsolidasi juga dilakukan guna menyusun kekuatan menjelang Kongres Demokrat.
SBY tak kehabisan akal, diam-diam ternyata menyusun strategi guna mengkandaskan perlawanan mereka. Pelan tetapi pasti, kedua kader Demokrat yang mau unjuk gigi tersebut dihadang sebelum masuk ke arena kongres.
Bagaimana operasi senyap SBY menyingkirkan calon rivalnya di Kongres Demokrat?
Advertisement
Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Marzuki Alie mengaku belum mendapat undangan Kongres Partai Demokrat. Dia tidak tahu alasan panitia yang sampai saat ini belum memberikan undangan kepadanya.
"Sampai saat ini belum ada undangan ke saya untuk hadir dalam kongres di Surabaya nanti. Saya tidak tahu apakah memang belum dikirim atau ada alasan lain kenapa saya belum mendapatkan undangannya sampai sekarang," ujar Marzuki ketika dihubungi, Selasa (5/5).
Mantan ketua DPR yang rencananya akan maju sebagai calon ketua umum ini mengaku tidak pernah dilibatkan sama sekali soal kongres. Padahal, dia menjabat sebagai wakil ketua Majelis Tinggi di Demokrat.
"Saya sebagai wakil ketua Majelis Tinggi sama sekali tidak dilibatkan. Dihubungi saja tidak berkaitan dengan kongres ini," katanya.
Nasib sama dialami juga bakal calon ketua umum Partai Demokrat, Gede Pasek Suardika. Dia juga belum mendapatkan undangan untuk hadir di Kongres ke-IV di Surabaya.
"Saya belum tahu apakah saya diundang atau tidak karena undanganya belum saya terima. Tapi saya tetap akan ke Surabaya untuk hadir dalam kongres," ujar Pasek.
Lalu, bagaimana sikap Ketua Steering Committee Kongres Demokrat, Syarif hasan soal operasi senyap itu?
Advertisement
Ketua Steering Committee (SC) Kongres Demokrat, Syarief Hasan menegaskan Marzuki Alie bakal diundang dalam kongres nanti. Namun, memang dia mengakui belum menyampaikan undangan untuk wakil ketua majelis tinggi Partai Demokrat itu.
"Pak Marzuki, dia kan orang dalam. Anggota wanbin pasti dapat. Ya sabar dong," kata Syarief Hasan.
Sementara itu, soal Gede Pasek Suardika yang juga belum mendapatkan undangan, Syarief menjelaskan, kapasitas Pasek hanya anggota partai. Menurut dia, panitia tidak perlu pakai undangan resmi untuk Pasek.
"Pasek kan hanya punya anggota partai. anggota itu penggembira. Tidak perlu undangan resmi, dia kan tidak di pengurus. boleh datang kita hargai, tetapi tidak punya hak suara," pungkas dia.