Anggota Komisi III DPR Muslim Ayub meminta Menkum HAM Yasonna Laoly mengikuti jejak Menkum HAM era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Yusril Ihza Mahendra soal menangani dualisme partai. Saat itu, Yusril menangani dualisme yang terjadi di PKB yang di mana diperebutkan oleh Gus Dur yang seorang Presiden dengan Matori Abdul Djalil. "Kita tahu Yusril mendapatkan tekanan dari Gus Dur yang seorang Presiden," kata Muslim saat menyampaikan pendapat fraksinya di ruang rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4).Saat itu, lanjut dia, Yusril meminta semua pihak termasuk Gus Dur menunggu putusan pengadilan siapa yang berhak disahkan sebagai pengurus PKB yang sah. "Walaupun Gus Dur presiden, tapi Yusril meminta semuanya untuk sabar menunggu putusan pengadilan," tambahnya.Muslim mengingatkan kasus Gus Dur vs Matori saat Komisi III DPR melakukan rapat kerja dengan Menkum HAM Yasonna Laoly. Dalam rapat ini, Yasonna mendapatkan banyak kritik dari anggota Komisi III DPR khususnya yang mendukung Golkar kepemimpinan Aburizal Bakrie (Ical).Seperti diketahui, Menkum HAM Yasonna Laoly telah menerbitkan SK pengesahan Golkar kubu Agung Laksono sebagai pengurus partai beringin yang sah. Golkar kubu Aburizal Bakrie tak terima dengan keputusan tersebut dan menyebut langkah Yasonna tersebut sebagai abuse of power. Namun beberapa hari yang lalu, PTUN Jakarta memutuskan menunda SK kepengurusan tersebut. Pengesahan Golkar kubu Agung Laksono ditunda sampai ada keputusan hukum yang in kracht.
Dualisme Golkar, PAN ingatkan Yasonna kasus Gus Dur vs Matori
Yasonna diminta tiru Yusril saat menjadi Menteri Kehakiman dalam selesaikan konflik PKB.
Advertisement
Rekomendasi