PKS Potong Gaji Anggota DPR untuk Bantu Korban Gempa NTT

Dana sekitar Rp 1 miliar dihimpun, relawan terlatih disiapkan bertahap.

Devira Prastiwi
Oleh Devira Prastiwi - Reporter
PKS Potong Gaji Anggota DPR untuk Bantu Korban Gempa NTT
Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid di DPP PKS, Jakarta. (Foto: Liputan6.com/Devira Prastiwi).

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengumumkan pemotongan gaji anggota DPR RI untuk disalurkan kepada korban gempa Nusa Tenggara Timur (gempa NTT).

Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid menyebut donasi sekitar Rp 1 miliar sudah terkumpul dan diserahkan secara simbolik.

Kebijakan penggalangan bantuan ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf agar seluruh struktur partai memberi perhatian penuh terhadap penanganan gempa, terutama melalui DPW NTT dan Satgas Bencana PKS di daerah.

 

Kholid menjelaskan, instruksi bantuan disampaikan sejak awal kejadian. Selain struktur wilayah, seluruh anggota legislatif diminta ikut serta melalui pemotongan gaji untuk mempercepat respons bantuan.

"Dan kemarin juga diminta kepada seluruh anggota DPR RI untuk memotong sebagian gajinya untuk disumbangkan kepada saudara-saudara kita di NTT,"  kata Kholid usai Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026) di Lapangan Parkir Timur Kantor DPTP PKS di Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel).

"Alhamdulillah terkumpul, tadi sudah disampaikan secara simbolik, sekitar Rp 1 miliar untuk bantuan kepada saudara kita di NTT," sambungnya.

Menurut Kholid, dana akan disalurkan mengikuti kebutuhan warga terdampak, dengan koordinasi Satgas Bencana PKS setempat. Mekanisme penggunaan akan menyesuaikan penilaian di lokasi.

"Rp 1 miliar sesuai kebutuhan di sana, bentuknya uang dan nanti tim yang akan di sana, karena itu kita mengirim relawan apa kebutuhan-kebutuhan disana. Nanti akan diserahkan kepada kepengurusan Satgas Bencana yang ada disana dari PKS," ucap dia.

"Apakah nanti bentuknya dapur umum, makanan, tenda-tenda. Yang jelas uangnya sudah ada dulu. Uangnya sudah ada dulu, penggunaannya seperti apa, nanti diatur situasi lapangan di sana," sambung Khalid.

Relawan 200 Orang, Dikirim Bertahap ke NTT

Selain bantuan dana, PKS menyiapkan relawan dari Satgas di Jawa Barat, Jakarta, dan NTB untuk memperkuat penanggulangan bencana di NTT. Pengiriman akan dilakukan bertahap sesuai kebutuhan.

"Kita sadar bahwa bantuan tenaga SDM yang punya keahlian, yang bisa membantu meringankan kebutuhan di sana, insyaallah itu akan kita kirimkan untuk membantu penanggulangan bencana di NTT," papar dia.

"Kalau jumlah untuk awal ini kita siapkan sekitar 200 orang dulu di awal. Jadi sebagaimana di bencana waktu di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, kami bergilir dari relawan Jakarta, Jawa Barat, Sumatera, Sumatera Selatan, Lampung," ucap Khalid.

"Jadi berbagai DPW, DPW PKS berbagai wilayah itu bergantian. Sekarang kita mulai dari yang dekat dulu NTB, Jawa Barat, dan Jakarta sebagai tahapan awal. Semoga prosesnya berjalan lancar dan bisa memberikan bantuan yang signifikan untuk membantu sosok-sosok kita di NTB," sambung dia.

"Tentu tidak bisa langsung berangkat, ada perbekalannya, assessment di sana juga harus dipastikan dulu. Sekarang ini dalam proses penyiapan," ucap dia.

Fokus Lapangan: Rescue, Makanan, Tenda Darurat

Kholid menyebut prioritas relawan PKS di tahap awal adalah membantu TNI dan BNPB dalam proses penyelamatan atau rescue korban di lokasi terdampak. Di saat bersamaan, distribusi kebutuhan mendesak juga digelar oleh kader dan pengurus di NTT.

"Kemudian yang sudah berjalan saat ini, kami di NTT kader-kader dan pengurus PKS sudah membagikan makanan. Karena banyak, saya dapat kabar infonya banyak toko yang tutup, sehingga pembagian makanan yang siap saji, siap dikonsumsi disiapkan," papar dia.

Ia menambahkan, prioritas berikutnya adalah pendirian tenda-tenda darurat dan dapur umum yang sudah mulai disiapkan untuk menunjang kebutuhan harian warga.

"Yang pertama relawan AJJU karena terkait dengan asesmen awal, berikutnya tim medis, tim rescue, dan juga tim yang punya keahlian ditangkap darurat awal dulu. Selanjutnya nanti tahap berikutnya kita rolling terus relawannya," tutup Taufik.

Doa di Upacara HUT ke-81 RI PKS

Informasi penggalangan bantuan disampaikan seusai upacara yang dihadiri jajaran elite PKS: Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf, Sekjen Muhammad Kholid, Bendahara Umum Noerhadi, Ketua Majelis Syura Mohamad Sohibul Iman, dan Wakil Ketua Majelis Syura Ahmad Syaikhu. Muzzammil bertindak sebagai Inspektur Upacara.

"Mari kita doakan saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana Gempabumi di NTT. Mengheningkan cipta dimulai," ujar Muzammil.

Rangkaian upacara meliputi penyerahan Bendera Merah Putih kepada Paskibra, pengibaran bendera, pembacaan Teks Proklamasi oleh Sekjen PKS Muhammad Kholid, dan Pembukaan UUD 1945 oleh Bendahara Umum PKS Noerhadi. Dalam amanatnya, Muzzammil menegaskan koordinasi lintas pihak untuk penanganan.

"Alhamdulillah PKS telah terjun di NTT dan kita terus akan berkolaborasi dengan seluruh pihak dalam rangka menyelesaikan persoalan saudara kita di NTT," ucap Muzammil.

Rekomendasi