Surati DPR ganti ketua Fraksi Golkar, kubu Agung catut nama Ical

Ibnu Mundzir mengklaim Ical mengizinkan Setya menerima surat kepengurusan fraksi Golkar kubu Agung di DPR.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Surati DPR ganti ketua Fraksi Golkar, kubu Agung catut nama Ical
Munas tandingan Partai Golkar. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Ketua DPR Setya Novanto menerima surat kepengurusan Fraksi Golkar versi Agung Laksono. Namun Setya mengaku belum bisa bersikap soal kubu mana yang paling legal."Sudah kami terima dan akan kami serahkan kepada deputi bidang hukum. Nanti setelah kami kaji dengan pimpinan yah (hasilnya)," kata Setya di Gedung DPR, Rabu (17/12).Sementara itu, Ketua DPP Golkar kubu Agung Laksono Ibnu Munzir yang menyerahkan daftar itu mengaku optimis DPR bisa menyelesaikan dualisme Golkar di fraksi. Apalagi, pengalaman ini persis terjadi seperti dalam kasus dualisme PPP di DPR."Yang kami temui ini Setya sebagai ketua DPR ya, bukan sebagai waketum Golkar. Dia welcome kepada kami sampaikan pada kami. Tapi secara pribadi Setya Novanto koordinasi ke Ical, dan Ical juga welcome katanya silakan terima. Jadi kami nilai itu sebagai satu gambaran, mudah-mudahan yang saya jelaskan di bawah tadi ada ruang yang terkuak untuk proses rekonsiliasi," kata Ibnu.Ibnu optimis kepengurusannya yang diakui oleh pimpinan DPR, meskipun Setya ada di kubu Aburizal Bakrie (Ical) yang berseberangan dengan Agung. Menurut dia, Setya bisa membedakan sebagai kader Golkar dan ketua DPR."Dia harus bedakan posisinya. Dia sudah bisa lakukan itu, dia sampaikan selaku ketua DPR menerima apa yang kami sampaikan untuk bicarakan bersama pimpinan lain," kata Ibnu.

Rekomendasi