Partai Demokrat mengingatkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai dampak mengambil kebijakan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Demokrat menilai kebijakan ini belum tepat."Rakyat sudah pernah terbebani. Tahun lalu pemerintah sudah menaikkan BBM. Tahun ini pemerintah menaikkan listrik dan gas. Rakyat makin tercekik," ujar Ketua Dewan Harian Partai Demokrat Syarif Hasan di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/11).Namun demikian, terang Syarif, pihaknya mempersilakan jika pemerintah tetap menempuh jalan menaikkan harga BBM. Menurut dia, pihaknya akan melakukan pengkajian terhadap rencana tersebut."BBM kita lihat harga di luar negeri berapa. Kemudian berapa yang ditetapkan dalam APBN. Kemudian konsumsinya bagaimana," ungkap dia.Lebih lanjut, terang Syarif, sikap yang diambil Demokrat telah ditetapkan sesuai dengan arahan Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia mengingatkan agar pemerintah benar-benar melakukan perhitungan yang matang sebelum memberlakukan kenaikan harga BBM."Ini merupakan sikap fraksi, ya silakan. Tetapi ingat, harus diperhitungkan betul-betul," terang dia.
Demokrat sebut Jokowi naikkan BBM bikin rakyat makin tercekik
"Ini merupakan sikap fraksi, ya silakan. Tetapi ingat, harus diperhitungkan betul-betul," kata Syarif.
Rekomendasi