Komentar para tokoh yang jadi calon kuat menteri Jokowi

Ada yang lebih memilih jadi gubernur, ada yang menyerahkan kepada Jokowi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Komentar para tokoh yang jadi calon kuat menteri Jokowi
Pimpinan MPR temui Jokowi. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) sedang menyeleksi nama-nama yang masuk, untuk dipilih menjadi menteri di kabinetnya.Belakangan ini, sejumlah nama beredar dan digadang-gadang sebagai calon kuat menteri Jokowi. Ada dari kalangan akademis, profesional dan politikus.Berbagai komentar mereka lontarkan, ketika mengetahui namanya masuk dalam desas-desus menteri Jokowi. Berikut ulasannya:

Lebih memilih jadi gubernur

Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh masuk dalam jajaran tokoh yang digadang kuat jadi calon menteri Jokowi. Menanggapi isu tersebut, Anwar mengaku ingin fokus bangun Sulawesi Barat.Anwar menegaskan jika dirinya akan tetap memberikan perhatian bagi pembangunan di Sulbar yang merupakan daerah otonom baru berusia 10 tahun, setelah mekar dari provinsi Sulawesi Selatan pada 2004 lalu."Saya komitmen bagi Sulbar yang sudah saya pimpin selama delapan tahun menjadi Gubernur, dan dua tahun masa jabatan saya yang masih tersisa akan saya manfaatkan untuk membangun Sulbar agar maju dan berkembang,"  kata Anwar di Mamuju, Selasa (14/10).

Terserah Jokowi

Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Pratikno dikabarkan akan menduduki posisi Menteri Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi. Padahal, sebelumnya Pratikno digadang-gadang akan diangkat sebagai Menteri Dalam Negeri.Pratikno mengaku pasrah atas pencalonannya sebagai salah satu menteri dalam kabinet Presiden terpilih Joko Widodo. Jika memang dipilih, Pratikno mengaku siap menjalankannya."Terserah Presiden terpilih (Joko Widodo) saja, yang penting untuk kebaikan Indonesia," kata Pratikno saat wartawan menanyakan kesediaannya dicalonkan sebagai menteri di kabinet Jokowi di Yogyakarta, Kamis (18/9).

Bersedia jika diperintah Megawati

Sejumlah nama mulai muncul untuk menempati pos menteri sosial. Informasi dari lingkaran dalam Jokowi, Selasa (14/10), ada tiga nama yang tengah dilirik. Ketiga nama itu adalah Eva Kusuma Sundari, Khofifah Indar Parawansa dan Veronica Colondam.Nama Eva tentu sudah tak asing lagi. Eva pada pilpres lalu membantu kampanye Jokowi. Bahkan dia sebagai tim sukses. Eva adalah seorang politikus PDIP dan menjadi pengurus DPP. Selama ini Eva dikenal dekat dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.Dalam berbagai kesempatan, Eva mengaku belum pernah komunikasi dengan Jokowi membahas calon menteri. "Saya dalam posisi menunggu. Kalau ada perintah dari Ibu Mega ya saya siap," ujar Eva beberapa waktu yang lalu.

M Lutfi jadi menteri perdagangan & perindustrian

Wacana penggabungan dua kementerian yakni perindustrian dan perdagangan pada era Presiden terpilih Jokowi sudah dapat dipastikan akan terjadi.Menteri Perindustrian MS Hidayat mengungkapkan Muhammad Lutfi yang saat ini menjabat sebagai menteri perdagangan adalah sosok yang disebut-sebut bakal menduduki posisi tersebut."Orang-orang kompeten yang bicara. Saya sudah sampaikan itu bagus supaya lebih efisien. Saya pribadi apa yang saya tangkap dan dengar itu Lutfi," ungkap Hidayat di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Selasa (14/10).

Rekomendasi