Bambang DH sebut PDIP tak usung Risma di Pilkada Surabaya 2015

"Partai bisa menilai SKPD ini. Di dalam rapat tiga pilar biasanya ada evaluasi. Ini instruksi langsung dari DPP PDIP."

Didi Syafirdi
Oleh Didi Syafirdi - Reporter
Bambang DH sebut PDIP tak usung Risma di Pilkada Surabaya 2015
bambang (kiri). ©2013 Merdeka.com

Politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang juga mantan Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono berpendapat partainya kemungkinan tidak mengusung Tri Rismaharini lagi untuk Pilkada Surabaya 2015."Dari yang saya ikuti, dinamika politik yang ada, kayaknya sulit," kata Bambang Dwi Hartono usai memberi pembekalan kepada anggota FPDIP di DPRD Surabaya, Selasa (2/9).Menurut dia, Rismaharini selaku Wali Kota Surabaya yang merupakan bagian dari petugas partai di eksekutif dianggap jalan sendiri karena tidak pernah mengikuti rapat tiga pilar yakni koordinasi antara eksekutif partai, petugas legislatif (anggota DPRD) dan petugas eksekutif (wali kota)."Biasanya ada rapat tiga pilar, tapi ini tidak pernah. Jadi ini sudah menjadi gambaran tersendiri," katanya. Demikian dilansir dari Antara.Ia mencontohkan soal mutasi pejabat di Pemkot Surabaya, Risma tidak pernah mendengar saran dan masukan dari partai pengusung, melainkan jalan sendiri dan memutuskan sendiri. Biasanya, lanjut dia, persoalan ini dibicarakan pada rapat tiga pilar."Partai bisa menilai SKPD ini. Di dalam rapat tiga pilar biasanya ada evaluasi. Ini instruksi langsung dari DPP PDIP," katanya.Saat ditanya apakah PDIP sudah siap meninggalkan Tri Rismaharini dan ikhlas jika dicalonkan partai lain, Bambang tidak mempermasalahkan hal itu. "PDIP sudah siap, sekarang pun siap. Ini karena sudah tidak bisa diajak bicara lagi," katanya.Mengenai Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang sampai saat ini masih mempercayai Tri Rismaharini memimpin Surabaya, Bambang mengatakan bahwa yang dimaksud Megawati adalah agar mekanisme lima tahunan berjalan baik."Ya ditunggu sampai selesai masa baktinya. Kita tidak punya budaya memutus di tengah jalan. Tapi kalau mau mundur sekarang ya silahkan. Bu Mega sangat mendengar itu," katanya.Soal calon wali kota dari PDIP mendatang, Bambang belum bisa memberikan penilaian siapa saja yang layak menjadi calon wali kota dari PDIP. "Secara pribadi saya tidak bisa memberikan penilaian. Jadi ada teknisnya, rumusnya untuk mendeteksi. Semua itu akan dibicarakan dalam Rakercabsus PDIP," katanya.Mengenai Wisnu Sakti Buana yang digadang-gadang maju Pilkada mendatang, Bambang menilai mempunyai peluang tinggi karena yang bersangkutan menjadi Ketua DPC PDIP dan juga pernah menjadi Wakil Ketua DPRD Surabaya.

Rekomendasi