Prabowo deklarasi karena tak mau rakyat percaya Jokowi menang

"Angkanya itu kami di atas jokowi-JK sehingga kemenangan itu menjadi wilayah kami," ujar Tantowi.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Prabowo deklarasi karena tak mau rakyat percaya Jokowi menang
Prabowo-Hatta. ©2014 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Juru Bicara Timses Prabowo - Hatta, Tantowi Yahya mengatakan, sah saja jika kedua kubu saling mengklaim menang. Namun deklarasi yang dilakukan Jokowi - JK memicu Prabowo - Hatta juga deklarasi karena tak ingin rakyat percaya dengan kemenangan Jokowi - JK."Kami berani mengatakan bahwa data yang kami peroleh sudah mendekati real count, dari data real count tersebut yang sudah lebih dari 80 persen TPS angkanya itu kami di atas Jokowi - JK sehingga kemenangan itu menjadi wilayah kami," ujar Tantowi di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (10/7).Dia mengaku sebetulnya tidak ada keinginan atau rencana melakukan deklarasi kemenangan setelah hasil hitung cepat. Namun pihaknya tak mau rakyat begitu saja percaya dengan deklarasi kemenangan Jokowi - JK."Kami terpaksa melakukan deklarasi kemarin karena kami mengkhawatirkan klaim pihak yang dilakukan oleh Jokowi diakui oleh rakyat sebagai kebenaran," tambah dia.Tantowi menegaskan, deklarasi dilakukan sebagai bentuk reaksi deklarasi Jokowi - JK. Tujuannya, agar informasi yang diterima rakyat seimbang."Jadi deklarasi kami lebih sebagai reaksi dalam rangka memberikan informasi yang seimbang kepada rakyat," jelas Wasekjen Golkar ini.Dia menjanjikan, apapun hasil real count KPU pihaknya akan menerima. Meskipun dalam keputusan itu Prabowo - Hatta kalah dari Jokowi - JK."Kalau KPU berpendapat lain kita akan menghormatinya. Tapi perjuangan kita sampai tanggal 22 Juli, sampai KPU menetapkan siapa yang menjadi pemenangnya," pungkasnya.

Rekomendasi