Cawapres Partai Hanura, Hary Tanoesoedibjo angkat bicara terkait beredarnya surat undangan wajib hadir kepada pegawai MNC dalam kampanye akbar Partai Hanura yang berlangsung di Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (5/4).Menurut owner MNC Group tersebut, undangan itu merupakan hal yang wajar karena dirinya merupakan pemilik perusahaan tersebut."Kalau undangan untuk hadir sah-sah saja. Saya kan pimpinan mereka (karyawan MNC), saya ada acara saya undang mereka datang itu biasa saja. Hadir di kampanye itu biasa saja," ujar pria yang biasa disapa HT di Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (5/4).HT menjelaskan, undangan kepada pegawai MNC untuk menghadiri kampanye Hanura tak mewajibkan mereka untuk mencoblos partai bernomor 10 tersebut. "Undangan untuk hadir di acara kampanye di GBK itu bukan mewajibkan untuk memilih Hanura. Poin berbeda. Pemilihan tanggal 9 april," tegasnya.
Sementara itu, salah seorang karyawan MNC Group yang enggan menyebutkan namanya menampik kewajiban hadir seperti yang tertera dalam surat edaran. Menurut pria ini, hal itu wajar-wajar saja karena HT adalah pimpinan mereka."Undangan memang ada, tapi kabar diwajibkan untuk datang itu tidak benar, buktinya hari ini saya libur, tapi saya gak datang tuh," katanya.