Rebut suara Demokrat di Jatim, SBY bakal kampanye di 3 daerah

Dari hasil survei internal, Demokrat lemah di Tulungagung, Malang dan Sidoarjo.

Moch. Andriansyah
Oleh Moch. Andriansyah - Reporter
Rebut suara Demokrat di Jatim, SBY bakal kampanye di 3 daerah
SBY meresmikan Groundbreaking Gas Bumi. ©rumgapres/abror rizki

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dijadwalkan akan menggelar kampanye Pemilu Legislatif di Jawa Timur di tiga daerah, masing-masing di Tulungagung pada 18 Maret, Malang (22 Maret) dan Sidoarjo (5 April).Hal ini sempat diungkap Gubernur Jawa Timur, Soekarwo yang juga Ketua DPD Partai Demokrat, Jumat (14/3). Menurut gubernur yang akrab disapa Pak De Karwo itu, tiga daerah yang akan dijadikan ajang kampanye oleh SBY itu, karena menjadi pertimbangan partai.Dari hasil evaluasi partai, kata Pakde Karwo, di tiga daerah tersebut, serta beberapa daerah di sekitarnya, perolehan suara partai berlambang mercy itu sangat minim."Dan kebetulan, jadwal kampanye ketua umum di Jatim, tiga kali. Dari hasil survei sendiri, di Jatim ada tiga titik lemah, yaitu Tulungagung, Malang dan Sidoarjo," kata Pakde Karwo, yang juga akan menjadi juru kampanye (Jurkam) Partai Demokrat secara nasional.Pada saat kampanye Pileg 2014, yang sesuai jadwal akan mulai digelar pada 15 Maret besok itu, Pakde Karwo diberi amanah oleh partainya yang berada di nomor urut tujuh itu, untuk berkeliling Pulau Jawa."Saya diberi tugas menjadi jurkam nasional dan diminta membuat surat izin cuti ke Menteri Dalam Negeri. Surat sudah saya sampaikan dan diizinkan oleh Pak Menteri," aku dia.Sekadar tahu, sesuai surat Mendagri bernomor: 270/1296/SJ tertanggal 13 Maret 2014, Gamawan Fauzi (Mendagri) telah mengizinkan Soekarwo cuti dari jabatannya sebagai gubernur untuk kampanye Pemilu pada tanggal 18, 24, 27 Maret, serta tanggal 1 dan 2 April. Sementara pada tanggal 22 Maret dan 5 April merupakan hari libur, sehingga sifatnya bukan cuti.Selain itu, Pakde Karwo juga mengimbau semua kader Partai Demokrat di daerah, khususnya calon legislator, agar melakukan pendekatan damai dan memberi bukti nyata kepada rakyat."Kampanye harus dilakukan dengan cara santun dan menghindari budaya tanding. Model kampanye dengan menjelek-jelekkan partai atau caleg lain itu tidak bagus," ucap dia.

Rekomendasi