Wakil Ketua Komisi IX DPR Irgan Chairul Mahfiz menampik ada kenaikan dana reses hingga tiga kali lipat. Awalnya DPR menganggarkan Rp 40 juta dan naik jelang pemilu hingga Rp 120 juta lebih.Menurut Irgan, dana tambahan reses khusus untuk tahun ini hanya sedikit. Hal ini dikarenakan DPR akan menjalani masa reses sampai dua bulan karena terbentur kegiatan kampanye pemilu pada 9 April nanti."Sebetulnya tidak ada kenaikan signifikan dana reses jelang pemilu, cuma sedikit tambahan karena masa reses yang lebih kurang 2 bulan," kata Irgan dalam pesan singkat, Senin (10/3).Dia pun meyakini bahwa tidak ada kaitan dana reses dengan kegiatan kampanye caleg incumbent. Dana reses yang memang dianggarkan setiap tiga bulan sekali ini untuk kegiatan reses, bukan kampanye."Dana reses tersebut tidak digunakan untuk kepentingan pencalegan, tetapi untuk kegiatan reses di daerah pemilihan masing masing. Sebagai pertanggungjawaban seorang anggota DPR yang dipilih oleh masyarakat," imbuhnya.Sementara untuk dana kampanye caleg, Irgan tak mau blak-blakan seperti pengakuan Anggota Dewan Pembina Martin Hutabarat yang mengalokasikan Rp 1 miliar. Politikus PPP ini hanya menyebut, biaya yang dia siapkan untuk kampanye kurang lebih sama seperti apa yang diungkapkan Martin."Dana pencalegan dari gaji dan honor lainnya yang didapat secara sah dan halal, kurang lebih sama dengan Martin Hutabarat," tutur dia.Meskipun dia mengakui bahwa era kampanye sekarang tak lepas dari modal uang yang banyak, tapi dia punya cara untuk menyiasati hal ini. Misalnya, lebih menjalin kedekatan dengan masyarakat, bukan hanya melakukan kampanye yang transaksional."Masyarakat semakin pragmatis dan transaksional, tetapi kalau kita pandai mendekati masyarakat bisa diyakinkan dengan aktivitas kita yang konkret membantu masyarakat," pungkasnya.
Bantah 3 kali lipat, Irgan sebut tambahan dana reses DPR sedikit
"Cuma sedikit tambahan karena masa reses yang lebih kurang 2 bulan," kata Irgan.
Rekomendasi