Bilang 'bubarkan dulu Demokrat', Fahri Hamzah dinilai emosional

"Saya yakin KPK dalam tindakannya sudah memenuhi prosedur," kata Edy.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Bilang 'bubarkan dulu Demokrat', Fahri Hamzah dinilai emosional
Fahri Hamzah. ©2013 Merdeka.com

Anggota Komisi III DPR Edy Ramli Sitanggang geram dengan pernyataan Wakil Sekjen PKS Fahri Hamzah yang membawa-bawa nama Demokrat dalam kasus korupsi. Menurutnya, Fahri tidak layak bicara seperti itu.

Edy mengatakan, Fahri terlalu emosional dengan meminta agar Demokrat dibubarkan lebih dulu ketimbang PKS yang kadernya sedang terlibat kasus suap kuota impor daging sapi.

"Fahri terlalu emosional, tidak ada korelasinya," jelas Edy di Gedung DPR, Jakarta, Senin (13/5).

Kapoksi Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat ini menambahkan, dalam kasus dugaan suap impor daging sapi yang diduga melibatkan kader PKS, dia merasa yakin KPK telah melakukan tindakan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Saya yakin KPK dalam tindakannya sudah memenuhi prosedur," imbuhnya.

Sebelumnya, Fahri bereaksi keras atas wacana pembubaran PKS karena kadernya diduga terlibat dalam dugaan korupsi izin daging sapi impor dan pencucian uang. Menurut dia, Demokrat yang pantas lebih dulu dibubarkan.

"Adili dulu Partai Demokrat. Dalam persidangan Grup Permai (uang) diangkut ke Bandung, sudah ada kesaksian, mobil boks. Sudah bubarin saja dulu Partai Demokrat baru bicara PKS," kata Fahri di Kantor DPP PKS, Jakarta, Sabtu (11/5).

Rekomendasi