Pembahasan Rancangan Undang-undang Keamanan Nasional (Kamnas) di DPR seperti jalan di tempat. Banyaknya pihak yang mengkritik, diduga sebagai batu besar yang menghambat. Bukan tak mungkin RUU itu tak juga selesai hingga pemilu mendatang.Lantas, bagaimana nasib RUU Kamnas jika Prabowo Subianto terpilih menjadi presiden di pilpres 2014?"Jadi (presiden) dulu lah," kata anggota Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Martin Hutabarat di kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (30/1).Untuk sejumlah pihak, RUU Kamnas disinyalir merupakan salah satu upaya mengembalikan iklim demokrasi di Indonesia, seperti zaman Orde Baru. Pada waktu itu, demokrasi 'di bawah kendali' militer.Wacana RUU Kamnas dengan pencapresan Prabowo menjadi menarik, lantaran biografi Prabowo sangat erat dan lekat dengan dunia militer. Dia pernah menjabat sebagai perwira TNI AD pada 1974 sampai 1998, dan dekat dengan penguasa Orde Baru.Apa jika Prabowo akan menggolkan RUU Kamnas jika menjadi presiden? "Untuk itu saya nggak tahu," terang Martin.Yang jelas, menurut Martin, pengertian RUU Kamnas haruslah diartikan secara luas. Tugas keamanan bukan hanya wewenang Polri, namun juga unsur penegak keamanan yang lain, termasuk militer. Sehingga dia berharap kepada masyarakat luas untuk membuka pemikiran, sehingga informasi soal RUU Kamnas dapat diterima utuh."Keamanan nasional lebih luas dari yang kita pahami," kata Martin.Ketika disinggung soal pengesahan Inpres Kamnas, Martin menilai hal itu bukan bentuk keputusasaan pada RUU Kamnas, dan bukan pula jalan alternatif untuk melibatkan TNI untuk berkecimpung dalam Pemilu 2014."Terlalu jauh menggambarkan ke sana. Ini kan banyak konflik, presiden tidak 100 persen mementingkan pemilu," terangnya.
Bagaimana nasib RUU Kamnas jika Prabowo jadi presiden?
Wacana RUU Kamnas dengan pencapresan Prabowo menjadi menarik, lantaran Prabowo lekat dengan militer.
Rekomendasi