Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta posisi menteri kesehatan segera diisi. Posisi itu tidak harus diisi seorang dokter, tapi cukup orang yang mengetahui manajemen kesehatan."Jabatan menkes harus segera diisi karena posisi itu cukup strategis terkait kepentingan rakyat banyak. Posisi menkes nantinya tak harus bergelar dokter tapi cukup orang yang tahu manajemen kesehatan," kata Ketua DPP PPP Arwani Thomafi kepada wartawan, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat, (27/4).Menurut dia, pengunduran diri Endang Rahayu Sedyaningsih dari posisi menteri kesehatan atas alasan kesehatan harus diapresiasi dan dinilai positif. Sebab, sikap tersebut merupakan sikap ksatria."Terkait pengganti menkes itu tergantung SBY. PPP menyerahkan sepenuhnya kepada SBY," kata Sekretaris Fraksi PPP itu.Dia berharap, sikap Endang Rahayu Sedyaningsih itu dapat menjadi contoh bagi menteri lainnya. Jika seorang menteri sudah tidak bisa maksimal melaksanakan tugasnya, maka pilihan mengundurkan diri adalah langkah yang tepat."Siapa pun nantinya yang dipilih SBY, menkes baru harus tetap memperjuangkan program-program prorakyat, seperti Jamkesmas dan mampu mewujudkan pengobatan yang terjangkau," kata dia.Seperti diberitakan sebelumnya, pascapengunduran diri Menkes Endang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak ingin buru-buru mencari pengganti Endang.Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparringa menyatakan, SBY saat ini tengah fokus untuk memberikan perawatan memadai dari pemerintah terhadap Endang."Fokus utama Presiden SBY saat ini adalah memastikan bahwa semua langkah medis dan perawatan terbaik dapat disediakan pemerintah untuk Bu Endang Sedyaningsih," kata Daniel.
PPP: Posisi menkes tak harus diisi dokter
"Jabatan menkes harus segera diisi karena posisi itu cukup strategis," kata Ketua DPP PPP Arwani Thomafi.
Rekomendasi