PPP juga memberikan ruang kepada para santri menjadi Caleg di masa mendatang
Advertisement
Hal ini disampaikan oleh Muhamad Mardiono saat mengunjungi Pondok Pesantren Miftakhurrosyidin, Dusun Cekelan, Temanggung, Jawa Tengah.
“Alhamdulillah saya melakukan rangkaian kegiatan, salah satunya silaturahmi ke KH Tohir Mukhlasin untuk menyampaikan misi pemerintahan dalam rangka mengajak kiai, santri, dan masyarakat untuk menyukseskan Pemilu. Karena Pemilu adalah satu bagian dari kelanjutan berbangsa dan bernegara,”
tutur Mardiono di lokasi, Sabtu (29/7).
Advertisement
Merdeka.com
Mardiono mengaku bahwa PPP juga memberikan ruang kepada para santri atau alumni pondok pesantren untuk dapat mencalonkan diri dalam legislatif maupun eksekutif.
“Santri kami berikan kesempatan dan ruang untuk mencalonkan. Karena kami tahu, PPP ini hampir 60 persen lebih keterwakilan santri dan terus kami dorong untuk berjuang bersama,”
Advertisement
jelas Mardiono dalam keterangannya.
Advertisement
"Tentu kami hadir di sini untuk meminta doa agar bisa menjalankan amanah ini. Agar PPP semakin dipercaya umat untuk membangun bangsa dan negara, sehingga menghasilkan kebijakan pembangunan kesejahteraan umat,”
tambah Mardiono.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Miftakhurrosyidin KH Tohir Mukhlasin merasa bangga atas kedatangan Muhamad Mardiono. Dia pun mendoakan agar PPP semakin berkah ke depannya. “Saya sebagai pengasuh ponpes merasa bangga, bangga, dan bangga. Semoga dikepemimpinannya dapat membuat PPP semakin berkah, menjadi partai yang bisa meraih kursi tinggi pada Pemilu 2024,” kata KH Tohir Mukhlasin.
Advertisement
Kunjungan Muhamad Mardiono kali ini juga didampingi oleh Wakil Menteri Agama Syaiful Rahmat Dasuki, Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi, Ketua DPP PPP Mayjen TNI (Purn) Neno Hamriono, dan rombongan DPW PPP Jawa Tengah.