PDIP Usulkan Kabinet Jokowi Berdikari di Bidang Pertahanan dan Kebudayaan

Sabtu, 10 Agustus 2019 17:12 Reporter : Ahda Bayhaqi
PDIP Usulkan Kabinet Jokowi Berdikari di Bidang Pertahanan dan Kebudayaan Pengukuhan Pengurus DPP PDIP 2019-2024. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut konsep kabinet pemerintahan turut dibahas dalam sikap politik Kongres V PDIP. Hasto mengatakan, PDIP mengusulkan konsep Trisakti dalam kabinet pemerintah mendatang.

"Kemudian diputuskan ke dalam pleno desain kabinet kami usulkan mengeluarkan konsep Trisakti bagaimana kita berdaulat di bidang politik," kata Hasto seusai Kongres V di Hotel Grand Inna Beach, Bali, Sabtu (10/8).

Konsep tersebut meliputi berdikari di bidang ekonomi, keuangan, air, pertahanan, kebudayaan, sampai pertahanan.

"Bagimana kita berdikari di bidang ekonomi di bidang keuangan, pangan, air, pertahanan bidang kebudayaan kemudian berbagai aspek strategis seperti pertahanan. Kita harus berdikari," ujar Hasto.

Lebih lanjut, menurut Hasto, PDIP menyoroti bidang pertahanan dan kebudayaan dalam konsep kabinet diusulkan PDIP. Hasto mengatakan, negara butuh industri pertahanan yang kuat dan TNI yang profesional.

"Industri pertahanan yang kuat kita perlukan, TNI yang betul betul profesional kemudian mampu menjadi pertahanan yang efektif, kita perkuat dengan daya dukung industri persenjataannya misalnya," kata dia.

Terkait kebudayaan, Hasto mengaku sudah ada kebijakan politik. Namun, hal tersebut akan langsung disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kemudian juga di bidang kebudayaan, desain inilah yang kemudian kami sudah menyampaikan dalam sebuah kebijakan politik yang nantinya ibu Megawati akan menyampaikan kepada presiden," ucapnya.

Namun, PDIP mengembalikan keputusan terkait struktur kabinet kepada Jokowi. Terkait nama pun, Hasto meyakini Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah mengantongi nama. Tetapi kembali kepada Jokowi untuk memutuskan.

"Ibu Mega sudah memiliki nama-nama yang akan diusulkan dan akan dicalonkan tapi kami tetap menghormati hak prerogratif presiden mengingat kabinet dibentuk oleh bapak presiden tetapi partai terus menyiapkan langkah kaderisasi tersebut," tandasnya. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini