PM Modi Resmikan Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju, Gerbang Baru India ke Asia Tenggara

Perdana Menteri India Narendra Modi meresmikan Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju di Bhogapuram, sebuah gerbang strategis yang menghubungkan India dengan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PM Modi Resmikan Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju, Gerbang Baru India ke Asia Tenggara
Perdana Menteri India Narendra Modi meresmikan Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju di Bhogapuram, sebuah gerbang strategis yang menghubungkan India dengan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. (AntaraNews)

Perdana Menteri India, Narendra Modi, secara resmi meresmikan Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju, atau yang juga dikenal sebagai Bandara Vizag, di Bhogapuram, Provinsi Andhra Pradesh, India, pada Sabtu waktu setempat. Peresmian ini menandai langkah penting dalam pengembangan infrastruktur dan konektivitas India, khususnya di wilayah pesisir timur.

Bandara Vizag diproyeksikan menjadi salah satu gerbang utama yang strategis, menghubungkan India dengan berbagai negara di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Pembangunan fasilitas ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah India untuk memperkuat pembangunan dan meningkatkan konektivitas di Provinsi Andhra Pradesh.

Dengan total investasi lebih dari 56,4 miliar rupee atau sekitar 591 juta dolar AS, proyek Bandara Vizag ini dilaksanakan melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) oleh GMR Visakhapatnam International Airport Limited. Bandara ini diharapkan dapat mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Komitmen Pembangunan dan Konsep "Double-Engine Government"

Dalam pidatonya di Bhogapuram, Perdana Menteri Modi menegaskan kembali komitmen kuat pemerintah pusat untuk mendukung agenda pembangunan di Provinsi Andhra Pradesh. Modi memperkenalkan konsep "double-engine government," sebuah pendekatan yang menekankan kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan pemerintah negara bagian.

Konsep ini bertujuan untuk mendorong investasi secara signifikan, menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat, dan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah. PM Modi menyatakan bahwa "Jalan menuju kemakmuran adalah melalui investasi, produksi, ekspor, dan lapangan kerja."

Pendekatan ini menunjukkan visi pemerintah India untuk memastikan pembangunan yang merata dan berkelanjutan, dengan memanfaatkan sinergi antara berbagai tingkatan pemerintahan. Dengan adanya Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju, diharapkan akan semakin banyak peluang ekonomi yang terbuka bagi Andhra Pradesh.

Infrastruktur Modern dan Kapasitas Besar Bandara Vizag

Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju dibangun di atas lahan seluas 2.200 acre, atau sekitar 890 hektare, dengan tambahan 500 acre yang telah disiapkan untuk pengembangan di masa mendatang. Pada tahap awal operasionalnya, Bandara Vizag ditargetkan mampu melayani hingga enam juta penumpang per tahun.

Rencana pengembangan selanjutnya akan meningkatkan kapasitas bandara secara signifikan, hingga lebih dari 40 juta penumpang setiap tahunnya. Fasilitas ini dilengkapi dengan landasan pacu sepanjang 3.800 meter dengan standar Code 4E, yang memungkinkan pelayanan pesawat berbadan lebar (wide-body) untuk penerbangan internasional jarak jauh.

Selain kapasitas dan ukuran, Bandara Vizag juga mengintegrasikan teknologi canggih untuk efisiensi operasional dan kenyamanan penumpang. Bandara ini memiliki pusat operasi prediktif berbasis akal imitasi (AI-enabled Airport Predictive Operations Centre/APOC), sistem pemrosesan penumpang yang terintegrasi dengan DigiYatra, serta teknologi layanan mandiri.

Infrastruktur berkelanjutan juga menjadi fokus dalam pembangunan Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju, menunjukkan komitmen terhadap operasional yang ramah lingkungan dan efisien. Teknologi-teknologi ini dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang mulus dan modern bagi para pengguna bandara.

Katalis Pertumbuhan Ekonomi dan Konektivitas Regional

Chairman Energy & International Airports GMR sekaligus anggota Group Holding Board GMR Group Srinivas Bommidala menjelaskan bahwa Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi yang signifikan di sepanjang pesisir timur India. Keberadaan bandara ini akan mendukung berbagai sektor industri.

Sektor-sektor yang akan mendapatkan manfaat meliputi elektronik, farmasi, ekspor makanan laut, teknologi informasi, energi terbarukan, hingga manufaktur maju. Bommidala juga menyoroti peran GMR Group dalam membangun platform penerbangan internasional terpadu yang menghubungkan ekonomi, mendorong pariwisata, dan memfasilitasi perdagangan di India, Indonesia, Filipina, dan Yunani.

Bommidala menambahkan, "Vizag Airport secara strategis berada di posisi yang tepat untuk menjadi gerbang penting yang menghubungkan Asia Tenggara, sekaligus memperkuat posisi India sebagai salah satu pasar penerbangan dengan pertumbuhan tercepat di dunia." Hal ini menegaskan pentingnya bandara sebagai penghubung global.

Dengan demikian, Bandara Vizag tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas transportasi, tetapi juga sebagai mesin penggerak ekonomi yang menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan memperkuat konektivitas regional India di kancah internasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi