Pascadebat Kedua, Jokowi Dinilai Lebih Visioner dan Optimistis

Sabtu, 23 Februari 2019 12:44 Reporter : Iqbal Fadil
Pascadebat Kedua, Jokowi Dinilai Lebih Visioner dan Optimistis Debat kedua Pilpres 2019. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Beragam tanggapan muncul pasca debat kedua para Calon Presiden Republik Indonesia pada Pemilu 2019. Ketua Umum Koordinator Nasional Jaringan Matahari (JM), Sutia Budi, menilai bahwa Jokowi lebih visioner dan optimis menghadapi tantangan ke depan.

"Mencermati debat kedua para calon presiden, saya menilai Pak Jokowi memiliki visi dan optimisme yang kuat untuk membawa negeri ini ke arah kemajuan. Indonesia harus dibangun atas dasar optimisme," katanya.

Budi menegaskan, Indonesia tidak akan bisa maju kalau para pemimpin pesimis. "Optimis merupakan sikap mental yang berpengharapan baik dalam menghadapi berbagai keadaan. Sikap inilah yang harus kita kembangkan dan kita gelorakan," ujarnya.

"Agama mengajarkan kepada kita agar kita selalu optimis. Tuhan berfirman dalam Al-Qur'an: "Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah". Artinya kita harus selalu optimis dan tidak boleh putus asa dalam menghadapi berbagai keadaan," imbuhnya.

Budi juga mengajak untuk menggelorakan dan menumbuhkan Generasi Optimis Indonesia bersama Jokowi. Gen Optimis merupakan organ sayap Jaringan Matahari.

Sebagaimana diketahui dalam debat capres, Jokowi menilai Probowo kurang optimis. "Pak Prabowo ini kelihatannya ke depan kurang optimis", kata Jokowi yang disambut riuh dan tawa penonton di studio. [bal]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini