Mahfud MD diyakini hanya bisa bikin repot Jokowi

Kamis, 12 Juli 2018 01:15 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
halalbihalal mahfud MD dengan KPK. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - nama mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD disebut masuk bursa calon wakil presiden Joko Widodo. Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Banyuwangi, Jawa Timur Kiai Hisyam Syafaat menilai, Mahfud memiliki kelemahan menjadi cawapres Jokowi.

Sebab, Mahfud tidak berasal dari partai politik. Sehingga harus bersusah payah meyakinkan partai-partai pendukung Jokowi.

"Kelemahan Pak Mahfud ini juga dia tidak ikut partai, jadi harus meyakinkan partai-partai politik itu," kata Hisyam kepada wartawan, Rabu (11/7).

Apalagi, kata Hisyam, sejauh ini Mahfud belum pernah berkomunikasi kepada partai pendukung Jokowi. Dia memprediksi, Mahfud hanya akan mempersulit soliditas parpol koalisi dan Jokowi sendiri.

"Dan sampai hari ini belum pernah kayaknya bertemu sama partai-partai, kalau tidak kulonuwun ke partai, nanti presidennya yang repot," jelasnya.

Hisyam menambahkan, Mahfud tidak merepresentasikan Nahdlatul Ulama karena tidak dalam struktur kepengurusan "Posisi Pak Mahfud MD tidak bisa direpresentasikan dari NU. Karena sepengetahuan saya, dia tidak pernah masuk struktur NU," tandasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengakui tengah mencermati sejumlah nama yang diisukan menjadi calon wakil presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menuturkan nama-nama yang beredar sempat dibahas dalam pertemuan Jokowi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/7).

Adapun nama-nama yang kerap muncul adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Ketua MUI Maaruf Amin, sampai Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi. Hasto mengakui nama-nama tersebut tengah dicermati oleh PDIP.

"Kita tahu track record beliau (Mahfud MD) tapi apakah beliau jadi calon wakil presiden atau enggak. Demikian pula nama-nama yang beredar di masyarakat, ada Moeldoko, TGB, Maaruf Amin, dan lain-lain, semua nama-nama yang muncul termasuk yang masih tersimpan di hati rakyat itu pun kami cermati," ucapnya. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini