Kasus Judi di DPP Golkar, AMPG Sebut Ada Aksi Penyamaran Rusak Konsolidasi

Senin, 26 Agustus 2019 20:24 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Kasus Judi di DPP Golkar, AMPG Sebut Ada Aksi Penyamaran Rusak Konsolidasi AMPG diduga main judi di DPP Golkar. ©2019 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Mustafa M. Radja membantah anggotanya bermain judi di markas DPP partai. Dia menduga ada pihak yang sengaja menyamar dengan memakai jaket AMPG untuk merusak nama baik AMPG.

"Ada yang sengaja melakukan aksi penyamaran untuk kepentingan merusak agenda konsolidasi AMPG dari dalam," kata Mustafa melalui keterangan tertulis yang diterima merdeka.com, Senin (26/8).

Dia memastikan kader AMPG tidak ada yang melakukan perbuatan melawan hukum di DPP Golkar, salah satunya dengan berjudi. Menurutnya, pihak tertentu ingin agar kader-kader AMPG yang berjaga di markas Golkar mendapatkan citra negatif dari publik.

"Tidak ada yang melakukan aktivitas atau hal-hal yang berlawanan dengan hukum, itu bisa terlihat sejak awal," ujar dia.

Mustafa mendukung polisi mengusut dan menindak tegas oknum-oknum yang berjudi dengan mengenakan jaket AMPG tersebut.

"Kami mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum yaitu kepolisian atas pelanggaran hukum maka wajib untuk di tindak tegas," tegas Mustafa.

Beredar video dan foto sejumlah orang tengah asyik bermain judi di satu tempat. Para pemuda tersebut menggunakan jaket kebesaran Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG). Diduga, lokasi tempat judi itu berada di DPP Partai Golkar.

Waketum AMPG, Nofel Saleh Hilabi membenarkan informasi tersebut. Di internal partainya sudah beredar video dan foto orang yang menggunakan jaket AMPG sedang bermain judi.

Nofel pun menyebut, Ketum APMG Ilham Permana yang membiarkan para kader AMPG gadungan tersebut melanggar hukum. Tak cuma menguasai DPP Golkar, tapi juga bermain judi.

"Ini bukti, jadi yang benar kita atau yang di dalam DPP yang sedang main judi itu? Dia malah melindungi preman-preman. Jangan ngomong melanggar hukum karena masalah gembok, itu urusin main judi di dalam DPP Golkar, itu jelang melanggar hukum," kata Nofel.

ampg diduga main judi di dpp golkar
©2019 Merdeka.com/istimewa

Nofel dan Ilham sempat perang argumen di media. Nofel sebut orang-orang yang menguasai DPP Golkar dengan menggunakan jaket AMPG merupakan preman bayaran yang diminta Ketum Golkar Airlangga Hartarto.

Nofel bahkan sempat memimpin rombongan AMPG untuk masuk ke DPP Golkar tapi ditolak. Akhirnya pada 25 Agustus kemarin, Nofel dkk memutuskan untuk menggembok DPP Golkar dari luar.

Gayung bersambut, Ketum AMPG Ilham geram dengan sikap Nofel. Dia pun menyebut Nofel telah melanggar hukum. Diketahui, dalam pertarungan jelang Munas Golkar, Nofel berada di kubu Bambang Soesatyo, sementara Ilham di kubu Airlangga Hartarto.

Polisi menangkap para pejudi di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kasus perjudian itu ditangani Polres Jakarta Barat. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan koordinasi dengan DPP Golkar.

"Ya betul ditangani oleh Polres Jakbar," kata Argo.

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Menteri Favoritmu, Mana yang Layak Dipertahankan? Klik disini [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini