Kader Witjaksono Membelot Dukung Prabowo-Gibran, PPP: Dia Seperti Selundupan untuk Rusak Partai

DPP PPP mengungkapkan sosok kader Witjaksono yang membelot mendukung Prabowo-Gibran.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Kader Witjaksono Membelot Dukung Prabowo-Gibran, PPP: Dia Seperti Selundupan untuk Rusak Partai
Kader Witjaksono Membelot Dukung Prabowo-Gibran, PPP: Dia Seperti Selundupan untuk Rusak Partai (Merdeka.com)

Kader Witjaksono Membelot Dukung Prabowo-Gibran, PPP: Dia Seperti Selundupan untuk Rusak Partai

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

DPP PPP mengungkapkan sosok kader Witjaksono yang membelot mendukung Prabowo-Gibran. Wasekjen Rapih Herdiansyah mengatakan Witjaksono merupakan salah satu dari lima anggota Majelis Pertimbangan DPP PPP.

“Dia (Witjaksono) resmi ada di PPP baru sekitar 6 bulan lalu, dia masuk namanya sebagai salah satu dari lima orang anggota Majelis Pertimbangan,” 

kata Rapih dalam keterangannya, Senin (1/1) 

merdeka.com

Rapih mensinyalir adanya Witjaksono masuk di struktur untuk merusak soliditas PPP.

"Karena dia bukan kader murni PPP, bisa disebut dia ‘barang selundupan’. Entah selundupan dari mana, mungkin untuk membuat perusakan di PPP. Tapi Alhamdulillah, Allah sayang dengan PPP, karena yang busuk-busuk itu langsung mengemuka dan diperlihatkan dengan sendirinya," terangnya.

Rapih mengatakan, DPP PPP menegaskan bakal memberhentikan Witjaksono dari keanggotaan partai.

"Kalau dia memang aktivis organisasi, tentu paham lah konsekuensinya kalau menjadi ikan busuk di dalam organisasi," ujar Rapih.

Rapih mengungkapkan, Witjaksono pernah ikut dalam rapat majelis-majelis pada 7 September lalu yang dihadiri Pimpinan-Pimpinan Majelis Syariah, Ketua Majelis Kehormatan, Ketua Majelis Pertimbangan dan Ketua Majelis Pakar.

"Saat itu dia (Witjaksono) datang. Kesimpulan dalam rapat majelis saat itu, para ketua majelis menyepakati apapun yang terjadi PPP akan tetap mendukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Kesimpulan pertemuan majelis seperti itu," ungkapnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Lebih lanjut, Rapih mengungkapkan, Witjaksono pada tahun 2021 pernah mengklaim dirinya masuk sebagai calon menteri dengan mendompleng nama NU.

"Info dari sahabat-sahabat aktivis NU, dia Ketua Serikat Nelayan NU yang baru dibentuk 2 tahun lalu. Banyak aktivis muda NU yang tidak mengenal dia, dan bahkan klaim Witjaksono sebagai tokoh NU membuat tokoh dan aktivis NU geram," 

ujarnya.

Rekomendasi