Jimly Sebut Ketua KPU Harus Jadi Presiden Penyelenggaraan Pemilu

Senin, 22 April 2019 23:05 Reporter : Dwi Aditya Putra
Jimly Sebut Ketua KPU Harus Jadi Presiden Penyelenggaraan Pemilu Jimly Asshiddiqie. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshidiqie mengatakan Ketua KPU Arief Budiman harus bertindak seperti presiden dalam penyelenggaraan Pemilu. Karenanya, Ketua KPU harus menghindari persepsi menjadi alat presiden.

"Ketua KPU adalah Presiden RI dalam urusan penyelenggaraan pemilu. Kenapa? Karena Presiden RI yang asli, itu peserta pemilu. Maka dia tidak boleh seolah-olah dipersepsi berada di bawah Presiden," ujarnya di rumah dinas wakil presiden, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4).

Maka itu, Jimly menyarankan KPU harus tampil gagah dan adil layaknya presiden. Ketika ada permasalahan, Ketua KPU harus memperlihatkan independensi dan tidak dipengaruhi kubu pasangan calon presiden manapun.

"Jadi kalau ada masalah dia harus tampil, memperlihatkan bahwa dia independen, memperlihatkan bahwa dia tidak dipengaruhi oleh kubu yang manapun, memperlihatkan dia bekerja profesional, independen, dan melayani dengan adil," jelas mantan Ketua DKPP itu.

Saran Jimly tersebut untuk menyelesaikan masalah jangka pendek atas persepsi KPU tidak berlaku adil. Dia berharap persepsi demikian tidak semakin liar.

Jimly juga menyarankan tokoh masyarakat, pengamat politik, lembaga survei tidak melakukan pembentukan opini. Hal itu untuk meredakan ketegangan politik pascapemilu.

"Jangan lagi menambah riuh rendah ruang publik dengan jawab menjawab persepsi publik. Serahkan kepada tim sukses masing-masing bekerja profesional menyiapkan persidangan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammdiyah Haedar Nashir menyebut KPU, Bawaslu, serta Mahkamah Konstitusi harus menunjukan kredibilitas tinggi. Agar faktor luberjidil dari Pemilu terpenuhi dengan baik secara formal dan substansial.

"Nah yang subtansial tentu harus ada usaha bersama agar persepsi publik tentang kejujuran, keadilan, dan berbagai hal itu merasa terpenuhi, ketika institusi-institusi KPU, bawaslu, MK, itu betul betul juga menunjukkan kredibilitas yang tinggi," kata dia dalam kesempatan sama. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini