Isu Gerindra Gabung Jokowi, JK Sebut 'Hari ini Berlawanan, Ujungnya Bersamaan'

Selasa, 25 Juni 2019 17:31 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Isu Gerindra Gabung Jokowi, JK Sebut 'Hari ini Berlawanan, Ujungnya Bersamaan' Deklarasi Kampanye Damai. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak ikut campur terkait kabar partai oposisi yang akan bergabung dengan partai koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin. JK tidak memiliki andil apapun dalam pemerintahan selanjutnya. Karena itu sepenuhnya diserahkan kepada Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Karena pemerintah akan datang saya tidak ikut lagi, saya tidak tahu itu lagi koalisi-koalisi itu. Itu tergantung ke Pak Jokowi sendiri," kata JK di Kantornya, Jalan Merdeka Utara, Selasa (25/6).

JK menilai fenomena partai oposisi bergabung dengan pemerintah sudah lumrah terjadi dan bersifat dinamis. Tidak ada lawan dan kawan yang abadi. Dia berkaca pada 2014. Lima tahun lalu, Partai Golkar, PAN, PPP saat itu mendukung Prabowo. Lalu berbalik arah.

"Tapi untungnya Golkar, PAN, PPP, juga bergabung dalam pemerintahan ini. Jadi politik itu dinamis sekali. Karena itulah dalam politik tidak ada kawan dan lawan abadi. Hari ini berlawanan, tapi ujungnya juga bersamaan. Itu biasa saja dalam politik," ungkap JK.

Mantan Ketum Partai Golkar ini melihat, semakin banyak partai politik yang bergabung dalam pemerintahan, berpotensi menimbulkan banyak perdebatan. Sebab, koalisi di dalam kabinet berbeda dengan koalisi di parlemen yang relatif lebih cair. Dia mencontohkan yang terjadi pada Partai Amanat Nasional (PAN) yang memilih tak sejalan jelang Pilpres.

"Pengalaman kita, kebijakan kabinet berbeda dengan partai-partai yang ada di DPR. Pada ujungnya seperti PAN. Karena mendukung Prabowo, menteri PAN itu di-reshuffle." [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini