Ini reaksi kubu Anies-Sandi soal Agus-Sylvi tidak hadir saat debat

Ini reaksi kubu Anies-Sandi soal Agus-Sylvi tidak hadir saat debat. Ketidakhadiran paslon cagub dan cawagub nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono pada acara debat yang ditayangkan salah satu televisi swasta nasional cukup disayangkan oleh publik. Tak terkecuali kubu cagub nomor urut tiga Anies Baswedan dan Sandiaga.

Septian Tri Kusuma
Oleh Septian Tri Kusuma - Reporter
Ini reaksi kubu Anies-Sandi soal Agus-Sylvi tidak hadir saat debat
Kampanye Anies-Sandi di GOR Cempaka Putih. ©2016 Merdeka.com/Anisyah Yusepa

Ketidakhadiran pasangan calon (paslon) cagub dan cawagub nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono pada acara debat yang ditayangkan oleh salah satu televisi swasta nasional cukup disayangkan oleh publik. Tak terkecuali kubu cagub nomor urut tiga Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.Wakil Sekretaris Tim Pemenangan Anies-Sandi, Angga Wira menilai acara debat yang dilakukan oleh para paslon dalam menyampaikan visi dan misinya dalam memimpin Jakarta lima tahun ke depan sangat penting untuk diikuti oleh semua paslon cagub dan cawagub. Terlepas itu diselenggarakan resmi oleh KPU maupun penyelenggara lainnya."Saya rasa sangat penting ya, baik yang resmi maupun yang tidak resmi. Intinya itu kan untuk menyampaikan ide dan gagasan kepada masyarakat. Tanpa suatu diskusi publik dan diskursus di media, enggak mungkin ide dan gagasan itu akan sampai," terangnya kepada awak media di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/12).Masih menurut Angga, dampak dari ketidakhadiran Agus-Sylvi pada kesempatan itu menjadikan acara debat yang seharusnya sangat menarik lantaran setiap paslon dapat saling berargumen soal visi misi dan definisi pemimpin yang baik untuk Jakarta, menjadi tidak kurang berwarna karena ketidakhadiran salah satu paslon."Ya akan kurang menarik ya kalau saya lihat. Kami dari mas Anies dan bang Sandi menginginkan mas Agus dan mpok Sylvi bisa hadir. Sehingga itu ada komparasi antar satu kandidat dengan kandidat lain," kata dia.Angga juga menganggap jika pasangan Agus-Sylvi seolah lebih mementingkan untuk hadir di tengah masyarakat ketimbang hadir dalam acara yang ditonton oleh jutaan penduduk Tanah Air."Seperti sekarang kan seolah olah mas Agus lebih mementingkan hadir masyarakat. Padahal Pak Basuki dan Mas Anies sangat mementingkan masyarakat dengan hadir di dialog ini untuk menyampaikan ide dan gagasan, karena yang menonton acara ini kan jumlahnya jutaan pemirsa," ujarnya.Lebih lanjut ia mengatakan jika ketidakhadiran putra sulung mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu memiliki dampak yang luas bagi sosok Agus maupun Sylvi. Menurutnya, penduduk di Jakarta juga menggunakan acara debat untuk menentukan siapa yang akan dipilih pada Pilgub Februari 2017 mendatang."Sangat (luas) dong. Ini kan bagian dari pendidikan masyarakat. Intinya ini kan pilkada bukan soal kalah menang, tapi bagaimana ide gagasan ini bisa sampai ke masyarakat. Survei yang kami lakukan, 90 mayoritas masyarakat di DKI menentukan pilihan dengan melihat tayangan televisi, salah satunya debat kandidat. Jadi sangat impossible menurut saya kalau debat kandidat ini dimaknai sebagai suatu yang sangat penting," pungkasnya.

Rekomendasi