Erick Thohir: Setiap Ada Perubahan Pasti Menakutkan, Itu Manusiawi dan Wajar

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Tohir menekankan pentingnya rakyat berpikiran positif menghadapi Revolusi Industri 4.0. Hal tersebut memang terlihat baru dan menakutkan, namun perubahan pasti akan terus terjadi.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Erick Thohir: Setiap Ada Perubahan Pasti Menakutkan, Itu Manusiawi dan Wajar
erick thohir di coffee Konco. ©2018 Merdeka.com/liputan6.com

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Tohir menekankan pentingnya rakyat berpikiran positif menghadapi Revolusi Industri 4.0. Hal tersebut memang terlihat baru dan menakutkan, namun perubahan pasti akan terus terjadi.

"Setiap ada perubahan pasti menakutkan, itu manusiawi, wajar. Tetapi kalau perubahan itu diubah cara berpikirnya menjadi sebuah opportunity, mestinya enggak menakutkan," ucap Erick di Koffee Konco, Jakarta Selatan, Selasa (27/11).

Erick menegaskan, hal ini justru baik untuk Indonesia. Revolusi ini pun tidak akan membubarkan Indonesia.

Dia meminta agar rakyat tidak berpikiran pesimis. Sebab, Revolusi Industri 4.0 ini akan membuka kesempatan yang luas untuk belajar, kerja, dan enterpreneurship.

"Dan saya yakini Indonesia nggak akan bubar. Kenapa? Di negara lain, data lain di luar negeri bicara 2030 kondisi ekonomi Indonesia nomor 9 di dunia. 2050 Kondisi ekonomi kita nomor 4. Kok yang asing saja nulis bagus, kenapa yang di Indonesia pesimis?" tutur dia.

"Tetapi itu mesti punya tadi, figur pemerintah. Kalau pemerintah yang sayang sama rakyatnya, yang peduli sama rakyatnya," Erick menambahkan.

Selain membangun infrastruktur di Indonesia untuk menyambut Revolusi Industri 4.0, sumber daya manusia pun harus ditingkatkan kualitasnya. Hal ini guna mengalahkan dominasi mesin dan teknologi.

"Makanya banyak sekali sekarang pemerintah mem-push pekerjaan-pekerjaan ini kan seperti vokasi dan lain-lain. Ini kan yang menjadi basic daripada perkembangan Indonesia kedepannya nanti," tutur Erick.

"Mau tidak mau kita mesti shifting job, kita mesti berubah. Karena itu industri pariwisata, industri kreatif, ya banyak hal-hal yang tidak bisa robot juga gantikan. Nah ini yang kita mesti shifting daripada kita punya pekerjaan," tandasnya.

Reporter: Ratu Annissa Suryasumirat

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi