Duo DM kalah dari Asyik di Pilgub Jabar, Golkar evaluasi titik lemah

Jumat, 29 Juni 2018 19:28 Reporter : Merdeka
Duo DM kalah dari Asyik di Pilgub Jabar, Golkar evaluasi titik lemah Penghitungan suara di TPS SBY. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi hanya berada di posisi ketiga berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei dalam Pilgub Jabar. Pasangan ini bahkan kalah dari Sudrajat-Syaikhu yang sebelumnya tidak diunggulkan. Golkar sebagai partai pengusung mengaku akan mengevaluasi kekalahan tersebut.

"Jadi kami sudah merencanakan dan minggu depan ini, bukan hanya Jawa Barat saja evaluasi, kita melihat bagaimana apakah kita sudah bergerak optimal, mana yang belum, maka kita arahkan," kata Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus saat saat jumpa pers di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (29/6/2018).

Senada dengan itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily mengatakan evaluasi terhadap Jawa Barat nantinya akan melihat titik mana yang menjadi kelemahan dan butuh penyempurnaan.

"Jadi kita perbaiki termasuk di antaranya kita memulai dari fungsionaris partai pusat, provinsi kabupaten/kota. Catatan kami di Pilkada Jabar adalah kita lihat bahwa dengan meningkatnya suara Asyik adalah warning buat kita. Bukan hanya soal Pilgub tetapi juga partai koalisi," ungkap Ace dalam kesempatan yang sama.

Saat disinggung warning dimaksud, Ace berujar bahwa tagar ganti presiden menjadi salah satu kemungkinan yang harus diwaspadai terhadap massa Pasangan Asyik, yang bisa berdampak di Pemilu 2019.

"Ya (tagar ganti presiden) bisa saja (jadi penyebab merosotnya suara Duo DM)," tandas Ace.

Diketahui, hasil sementara memastikan Pasangan Ridwan Kamil-Uu (Rindu) memimpin dengan perolehan suara mencapai 33,21 persen. Disusul pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik), dengan perolehan 28,33 persen. Sementara, peringkat ketiga diisi pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Duo DM) dengan angka 25,92 persen. Posisi kunci, ada di pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan, dengan suara 12,54 persen.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com [bal]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini