Dua Jenderal Dalam Kudeta Demokrat

Rabu, 10 Maret 2021 08:55 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Dua Jenderal Dalam Kudeta Demokrat Gatot Nurmantyo dan Moeldoko. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kisruh Partai Demokrat hingga kini masih bergejolak. Dua nama pensiunan Jenderal TNI yang memiliki karier gemilang di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) muncul dalam pengambilalihan kekuasaan partai berlambang mobil Mercy itu.

Pertama adalah Jenderal (Purn) Moeldoko. Keterlibatan eks Panglima TNI itu dalam masalah ini bermula dari pertemuannya dengan sejumlah kader Partai Demokrat di sebuah hotel di Jakarta. Moeldoko diproyeksikan untuk memimpin partai bintang Mercy itu.

Tak lama, rencana untuk menggulingkan kepemimpinan Demokrat yang melibatkan orang di lingkaran kekuasaan Presiden Jokowi diungkap oleh Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Isu itu pun buru-buru ditepis oleh Moeldoko dengan dalih sekadar ngopi-ngopi bersama kader kontra AHY.

Kabar kudeta itu terus bergulir. Baik kader Demokrat dan kubu kontra AHY terus ribut melakukan perang urat syaraf di publik. Namun, rencana memuluskan Moeldoko untuk memimpin Demokrat tetap tak bisa dibendung.

Kini Kepala Staf Presiden itu telah di dapuk menjadi Ketua Umum Demokrat 2021-2025 versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (5/3) lalu. Meski, KLB tersebut dianggap ilegal oleh DPP Demokrat karena melanggar AD/ART.

"Seluruh kader Demokrat dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote untuk sama-sama berjuang meraih kembali kejayaan Partai," kata Moeldoko setelah dilantik di KLB Demokrat di Hotel The Hill Deli Serdang.

Baca Selanjutnya: Gatot Diajak Kudeta Demokrat...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini