Cerita Prabowo Subianto saat konflik Aceh
Merdeka.com - Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya ( Gerindra ), Prabowo Subianto punya cerita menarik terkait konflik Aceh soal Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Saat konflik Aceh, Prabowo dan Muzakkir Manaf selaku mantan Panglima GAM sempat berseberangan. Tapi kini keduanya menjadi saudara setelah Gerindra dan Partai Aceh yang dipimpin Muzakkir berkolaborasi.
"Ini kejadian tidak masuk akal, dulu kita panglima, saling berseberangan. Bagaimana ini bisa terjadi, kalau bukan kehendak Yang Maha Kuasa, dua panglima yang saling berseberangan, kini bisa bersaudara," ujar mantan Danjen Kopassus itu dalam rilis yang diterima merdeka.com, Jumat (14/3).
Menurut Prabowo, dulu pihaknya dan Gerakan Aceh Merdeka berlawanan. Dia menuturkan, tak ada kemakmuran dan kesejahteraan tanpa perdamaian, serta tidak ada perdamaian tanpa keadilan. "Tetapi sekarang bersatu demi kepentingan rakyat banyak dan terus menjaga perdamaian yang hakiki. Yang terpenting saat ini adalah perdamaian yang hakiki," katanya.
Prabowo mengingatkan kepada rakyat Indonesia untuk mempergunakan sebaik-baiknya suara dalam pemilu. "Jika tidak memanfaatkan hak pilih anda dengan baik, maka bisa dimanfaatkan oleh orang lain. Jika orang baik diam-diam saja, maka yang akan memimpin Indonesia adalah orang yang tidak baik," katanya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya