Bertemu Bawaslu, BPN Pertanyakan Banyak KPPS Meninggal Dunia

Senin, 13 Mei 2019 20:59 Reporter : Hari Ariyanti
Bertemu Bawaslu, BPN Pertanyakan Banyak KPPS Meninggal Dunia Ahmad Riza Patria. ©2019 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Lima Sekjen parpol pengusung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi bertemu dengan pimpinan Bawaslu RI pada Minggu (12/5) malam. Dalam kesempatan ini kelima Sekjen mempertanyakan banyaknya petugas penyelenggara Pemilu baik KPPS maupun pengawas meninggal dunia.

"Kami hadir ke Bawaslu dalam rangka konsultasi beberapa poin yang kita diskusikan. Yang pertama terkait semakin banyaknya petugas penyelenggara Pemilu yang meninggal. Angkanya menyentuh 573 tadi malam kalau enggak salah," kata Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria di kompleks parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Senin (13/5).

Riza mengatakan, pihaknya heran penyebab meninggalnya ratusan petugas ini karena hanya faktor kelelahan. Karena, kata dia, yang meninggal bukan hanya yang berusia tua, tapi juga yang tergolong masih muda.

"Bahkan yang mengherankan pengawas juga meninggal. Padahal (tugas) pengawas enggak seberat KPPS. Polisi juga (meninggal), padahal dilatih untuk mengamankan. Berarti ada sesuatu yang luar biasa. Saya kira tak boleh membiarkan ini. Ini adalah tragedi Pemilu," jelasnya.

Menurutnya, KPU dan Bawaslu perlu mengambil langkah cepat. KPU dan Bawaslu tak cukup hanya dengan mengeluarkan pernyataan bahwa penyebab meninggalnya para penyelenggara ini karena kelelahan dan takdir. Namun harus dicari tahu penyebab utamanya.

"Perlu mencari tahu apa penyebabnya. Sehingga ke depan bisa memperbaiki melalui UU. Apa dibatasi umurnya, apa kesehatan harus dipastikan, tidak boleh menderita penyakit ini-itu, saya kira perlu," terang Riza.

"Makanya kami; Gerindra, PAN, PKS, Demokrat mengajukan Pansus Pemilu untuk mencari tahu apa penyebabnya. Kita ketahui banyak sekali kecurangan-kecurangan di Pemilu 2019," tutupnya.. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini