Arief Poyuono Bicara Kemungkinan Poros Baru di Luar Teuku Umar - Kertanegara

Minggu, 11 Agustus 2019 00:29 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Arief Poyuono Bicara Kemungkinan Poros Baru di Luar Teuku Umar - Kertanegara Prabowo Bertemu Megawati. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono bicara kemungkinan terbentuknya poros baru sebagai respons pertemuan poros Teuku Umar dan Kertanegara. Menurutnya, ada pihak yang tidak senang bila poros Teuku Umar dan Kertanegara terwujud.

"Isu terbentuknya poros Kertanegara dan Teuku Umar setelah pasca Pilpres ini ketum Gerindra dan PDIP bertemu dua kali, bisa menyebabkan terbentuknya poros baru yang kurang begitu happy dengan pertemuan poros Kertanegara dan Teuku Umar," kata Arief lewat pesan kepada wartawan, Sabtu (10/8).

Menurutnya, jika poros baru terbentuk dari tujuh parpol di luar PDIP dan Gerindra, maka mereka bisa melakukan posisi tawar yang lebih besar dan kuat kepada Jokowi. Sehingga poros Teuku Umar - Kertanegara bisa berantakan.

"Jika ketujuh parpol menekan Joko Widodo dengan mengancam akan di luar pemerintahan hal ini bisa terjadi karena tujuh parpol tersebut punya chemistry hubungan yang kuat juga," tuturnya.

Arief menyinggung kedekatan sosok Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketum NasDem Surya Paloh, ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Partai Golkar. Menurutnya, SBY bisa mengambil langkah politik tak terduga. Sebab, dia punya kekuatan di luar parpol. Salah satunya kedekatan dengan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan dan Jenderal (Purn) AM Hendropriyono. Arief menyebut mereka 'three musketeer general', pengatur kekuasaan di republik ini.

"Jangan anggap enteng SBY loh, kalau sudah bangun dari kesedihannya dan melakukan konsolidasi politik maka peta politik bisa berubah semua. Jadi ini harus jadi pertimbangan juga loh dan tidak boleh terlena," ucap Arief.

"Apalagi Joko Widodo sangat membutuhkan dukungan politik penuh untuk menuntaskan program-program agar sukses di periode ke dua," ucapnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini