Anies terlihat mengenakan batik lengan panjang bercorak cokelat
Advertisement
Anies terlihat mengenakan batik lengan panjang bercorak cokelat. Dia sambut Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya. Anies belum mau mengungkapkan isi pertemuan dan langsung masuk ke dalam rumah SBY.
Sementara, Wasekjen DPP Partai Demokrat Renanda Bachtar mengungkapkan, salah satu yang akan dibahas dalam pertemuan itu mengenai elektabilitas Anies yang mengalami penurunan karena sejumlah faktor.
"Kita tahu Mas Anies sejak awal malah diunggulkan akan tetapi memang banyak faktor yang menyebabkan memang Mas anies mengalami turun dalam konteks itu lah pertemuan dan pembicaraan malam ini dilakukan," kata Renanda di Puri Cikeas, Bogor, Jumat (25/8).
Advertisement
merdeka.com
Menurutnya, salah satu faktor yang menyebabkan elektabilitas Anies turun karena dianggap belum ada kepastian ke mana KPP akan berlayar. Selain itu masih terdapat keraguan apakah ini benar-benar maju capres atau tidak.
"Di mana kita tahu salah satu faktor penyebabnya adalah belum adanya kepastian. Sedikit banyak itu tentu ada pengaruh di konstituen apakah betul koalisi ini akan berlayar, apakah Mas Anies nanti benar-benar juga akan maju, apakah ini memang solid," ucapnya.
Advertisement
merdeka.com
Atas hal itu, Renanda menerangkan, dalam waktu dekat pihaknya bakal membentuk tim untuk menaikkan elektabilitas Anies. Pihaknya akan melakukan kerja-kerja untuk memperbaiki elektabilitas eks Gubernur DKI itu.
"Kita berharap dalam waktu dekat ini kalau sudah terbentuk kemudian kerja-kerja kemenangan sudah ditentukan, siapa mengerjakan apa, dimana dengan strategi apa kita yakin elektabilitas Mas Anies akan menjadi rebound."
Advertisement
-Renanda Bachtar
Herzaky menegaskan Koalisi Perubahan dengan Calon Presiden Anies Baswedan masih solid. Meski hingga saat ini belum diputuskan siapa Cawapresnya. Herzaky mengajak semua pihak menjaga agar kontestasi Pilpres 2024 ini bisa berjalan dengan demokratis, langsung, jujur, adil, tanpa intervensi dan tanpa tekanan.